fbpx
5 Manfaat Makanan Berserat Untuk Kesehatan

5 Manfaat Makanan Berserat Untuk Kesehatan

     Menurut data Kemenkes, kematian tertinggi manusia bukan disebabkan oleh penyakit menular, melainkan penyakit tidak menular (PTM). Percaya nggak percaya ternyata dua penyakit utama yang menyumbang sebagian besar kematian adalah serangan jantung dan diabetes. Lebih heran lagi, ternyata penyebab serangan jantung dan diabetes bukanlah dari rokok atau zat-zat berbahaya. Penyakit ini kebanyakan disebabkan oleh pola makan yang buruk. 

     Ternyata ini ada kaitannya kalau orang Indonesia kurang suka mengonsumsi serat. Padahal, serat termasuk jenis karbohidrat kompleks yang punya banyak manfaat. Walaupun serat nggak bisa diserap, tapi pencernaan serat dalam tubuh terbukti bisa memberikan banyak manfaat.

1. Pengertian Serat

     Nutrisi terbagi menjadi dua, ada makro dan ada mikro. Makronutrien lebih banyak dibutuhkan oleh tubuh dan berfungsi sebagai penghasil energi. Makronutrien terdiri atas protein, karbohidrat, dan lemak sehat. Walaupun punya fungsi yang berbeda tapi ketiga nutrisi tetap saling berkaitan loh. Lalu, dimana serat berada?

     Serat termasuk sebagai jenis karbohidrat kompleks. Berbeda dengan karbohidrat sederhana, karbohidrat kompleks nggak bisa diserap sama tubuh, atau prosesnya sangat lama. Karbohidrat kompleks kebanyakan punya rantai molekul gula yang panjang banget sehingga sistem pencernaan hanya bisa mencerna. Meskipun nggak bisa diserap, serat tuh punya fungsi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Serat pun dibagi menjadi 2 loh, ada serat larut dan tidak larut. Perbedaannya hanyalah serat tidak larut air cenderung susah untuk dilarutkan oleh air sehingga proses pencernaannya berbentuk utuh. Sedangkan, serat larut air akan berubah menjadi gel saat larut dalam proses pencernaan.

2. Manfaat Makanan Berserat

A. Mengatasi Masalah Pencernaan

     Kamu tau nggak kalo normalnya manusia bisa melakukan BAB dua hingga lima kali dalam seminggu. Kalo kamu sering mengalami gangguan BAB hati-hati deh, karena itu tandanya pencernaan kamu lagi error. Cara yang paling baik adalah dengan meningkatkan konsumsi serat.

     Serat meningkatkan volume tinja dan membuatnya menjadi lembut. Ketika volume tinja menjadi lebih besar ini akan merangsang pergerakan usus dan proses penyaringan sisa-sisa makanan menjadi lebih efisien. Serat larut dan serat tidak larut saling kerja sama untuk membuat ruang yang optimal bagi usus untuk bekerja.

Makanan berserat tinggi
Ilustrasi Masalah Pencernaan

B. Mengurangi Resiko Kanker Usus

     Kehidupan kita sehari-hari nggak bakal lepas dari zat-zat karsinogenik. Dari konsumsi makanan yang dibakar, menghirup polusi, hingga produk kecantikan yang kita gunakan sehari-hari. Zat karsinogen adalah pemicu penyakit kanker di dalam tubuh, contohnya kanker usus.

     Kanker usus terjadi ketika zat karsinogen menempel ke dinding usus dan mengaktifkan sel kanker pada usus. Kita dapat mencegah kenaikan resiko kanker usus dengan memperbanyak konsumsi serat. Serat larut air dapat menghalau zat karsinogen yang menempel. Saat bertemu air, serat larut air akan berubah menjadi gel. Nah, gel ini punya fungsi sebagai pelindung usus dari zat-zat tersebut. Zat yang nggak menyentuh dinding usus otomatis nggak akan diserap oleh usus sehingga bisa menyelamatkan kita dari resiko kanker usus. 

     Selain itu, fungsi serat tidak larut air akan menjaga keseimbangan bakteri dalam usus. Sehingga, keadaan dalam usus terjaga dengan baik.

C. Menjaga Berat Badan Ideal​

     Nutrisi terbagi menjadi dua, ada makro dan ada mikro. Makronutrien lebih banyak dibutuhkan oleh tubuh dan berfungsi sebagai penghasil energi. Makronutrien terdiri atas protein, karbohidrat, dan lemak sehat. Walaupun punya fungsi yang berbeda tapi ketiga nutrisi tetap saling berkaitan loh. Lalu, dimana serat berada?

     Serat termasuk sebagai jenis karbohidrat kompleks. Berbeda dengan karbohidrat sederhana, karbohidrat kompleks nggak bisa diserap sama tubuh, atau prosesnya sangat lama. Karbohidrat kompleks kebanyakan punya rantai molekul gula yang panjang banget sehingga sistem pencernaan hanya bisa mencerna. Meskipun nggak bisa diserap, serat tuh punya fungsi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh. Serat pun dibagi menjadi dua loh, ada serat larut dan tidak larut. Perbedaannya hanyalah serat tidak larut air cenderung susah untuk dilarutkan oleh air sehingga proses pencernaannya berbentuk utuh. Sedangkan, serat larut air akan berubah menjadi gel saat larut dalam proses pencernaan.

D. Membantu Mengendalikan Gula Darah​

     Ternyata, efek dari membuat kenyang lebih lama juga bisa membantu kita mengendalikan gula darah loh. Ini terbukti karena serat nggak bisa disederhanakan menjadi gula. Sehingga bisa mengontrol laju lonjakan darah dalam tubuh. Ketika tidak terjadi lonjakan gula darah maka akan mencegah terjadinya penumpukan lemak. Karena lemak kebanyakan berasal dari gula yang nggak bisa dikonversi menjadi energi.

     Makanya, banyak yang merekomendasikan untuk mengonsumsi makanan berserat tinggi saat membuka jendela makan. Tentunya ini untuk mencegah terjadinya kenaikan lonjakan gula darah.

E. Memelihara Kesehatan Jantung​

     Makanan berserat tinggi bisa banget membantu kita untuk mengendalikan tekanan darah dan mengurangi peradangan, faktor kunci penyebab penyakit jantung. Hal ini dikarenakan kebanyakan makanan berserat tinggi punya kandungan HDL atau kolesterol baik yang tinggi. Saat menuju hati, HDL akan mengangkut lemak-lemak yang berada pada saluran pembuluh darah sehingga membuat peredaran lebih lancar.

     Kebanyakan HDL atau kolesterol baik dapat ditemukan pada makanan berserat tinggi. Nah ada baiknya kita mengetahui tentang apa saja sumber makanan serat agar terhindar dari penyakit berbahaya.

3. Sumber Makanan Berserat​

     Makanan serat itu gampang banget kok kamu temukan. Dari berbagai jenis sumber serat ada 3 sumber makanan utama yang punya kandungan serat yang tinggi.

A. Sayur-sayuran

     Banyak banget yang bisa kamu temukan, dari sayur bayam sampai sayur kangkung. Bisa dibilang, setiap tumbuhan punya kandungan serat yang tinggi. Nggak heran, kalau sayuran bisa menjadi sumber serat tertinggi.

     Sesuai anjuran ahli gizi, seenggaknya kita bisa mengikuti anjuran metode piring T. Dalam metode ini, setengah dari satu porsi makan berisi sayuran. Diikuti oleh protein sebanyak seperempatnya dan sisanya karbohidrat sederhana seperti nasi. Tujuan anjuran ini memang untuk meningkatkan konsumsi serat sebagai salah satu aspek penting dalam kesehatan manusia.

Makanan berserat tinggi
Metode Piring T Versi Hotto

B. Buah-buahan

     Selain rasanya yang kebanyakan manis, buah-buahan juga punya kandungan serat yang cukup tinggi. Apel, pepaya dan pisang adalah contoh buah-buahan yang punya kandungan serat yang tinggi. Buah-buahan bisa jadi solusi kamu untuk meningkatkan mood dan kesehatan pencernaan yang baik.

C. Biji-bijian

     Selain sayur dan buah, salah satu makanan yang punya kandungan serat tinggi adalah biji-bijian. Fyi aja nih, kandungan serat pada biji-bijian termasuk tinggi loh. Sayangnya, banyak orang yang melupakan opsi biji-bijian sebagai sumber serat. Seperti kacang almond, hingga biji gandum akan membantu kesehatan usus kamu. 

     Mungkin salah satu alasan orang jarang mengonsumsi biji-bijian karena jarang atau susahnya menemukan olahan biji-bijian. Padahal, ada olahan biji-bijian yang sangat baik sebagai penunjang kebutuhan serat, Hotto Purto.

D. Hotto Purto, Alternatif Serat Tambahan​

     Sebagai alternatif serat tambahan, Hotto Purto terbuat dari 15 macam biji-bijian dan kacang-kacangan yang dikombinasikan oleh ubi ungu dan oat. Rasanya yang nggak terlalu manis cocok banget buat kamu konsumsi saat membuka jendela makan. Selain membuat kenyang lebih lama, pastinya juga membuat kesehatan pencernaan kamu lebih baik karena Hotto mengandung probiotik.

Makanan Berserat Tinggi
Hotto Purto Makan Berserat Tinggi

     Anjuran Hotto dikonsumsi dua kali sehari, saat pagi dan sore. Dapatkan Hotto segera di agen-agen terdekat di kota kamu atau kamu bisa klik link di sini.

     Serat adalah bentuk dari karbohidrat kompleks, salah satu senyawa yang banyak orang lupakan. Bahkan data dari Riskesdas membuktikan kalau hampir 90% orang di Indonesia kekurangan serat. Efek yang ditimbulkan bisa bermacam-macam, dari penyakit pencernaan hingga penyakit kronis yang meningkatkan risiko kematian. Sumber dari makanan berserat bisa kalian dapatkan dengan mudah, namun untuk memenuhi kebutuhannya yang susah. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhannya adalah dengan mengonsumsi Hotto Purto.