
Kamu mungkin masih asing sama istilah penyakit pneumonia, atau kalau kita bilang infeksi paru-paru apa yang pertama kali terlintas di pikiran kamu? Mungkin sebagian besar orang ini penyakit yang hanya berhubungan sama saluran pernafasan kita, nggak salah tapi tahu nggak kalau penyakit ini penyebabnya bisa bercabang bahkan bisa timbul dari efek penyakit lain seperti GERD. Yuk kita bahas lebih dalam biar kita sama-sama paham dan bisa terhindar dari penyakit serius ini.
Pneumonia Aspirasi Sebenarnya Penyakit Apa?
Pneumonia Aspirasi itu penyakit infeksi paru-paru yang bisa terjadi kalau ada sisa makanan, minuman, muntahan, bakteri, virus atau bahkan air liur yang terhirup dan masuk ke saluran pernafasan kamu. Mungkin dari penjelasan singkat itu kamu berpikir kalau mencegah penyakit ini mudah karena selama kita nggak punya masalah atau gangguan menelan maka kita sudah terhindar dari Pneumonia ini. Namun justru penyakit ini sering datang dari faktor penyakit lain seperti Disfagia pada penderita stroke dan parkinson, penyakit lambung seperti GERD.
Bahkan kebiasan buruk seperti makan terlalu cepat hingga sering tersedak ,sering berada dibawah pengaruh minuman alkohol, bahkan rusaknya sistem imun paru-paru akibat sering merokok juga bisa memicu Pneumonia aspirasi loh. Makanya walaupun penyakit ini berfokus pada masalah pernafasan tapi akar masalah bisa sangat bercabang. Bila dibiarkan sampai parah, Pneumonia bisa menyebabkan kerusakan paru-paru permanen atau Fibrosis, gangguan fungsi kognitif, hingga risiko kematian akibat komplikasi kardiovaskular.
Gejala Penyakit Pneumonia Aspirasi
Ketika infeksi telah terjadi hal pertama yang akan kamu rasakan bila mengidap Pneumonia adalah batuk yang kadang berdahak dan kadang tidak berdahak dan diikuti oleh rasa nyeri pada dada ketika kamu batuk. Kamu juga bisa mengalami gejala lain seperti sesak napas, rasa lelah yang cukup parah, aroma napas yang tidak sedap, suara perlahan menjadi serak, hingga bisa terjadi demam. Kalau gejala ini sudah muncul sebaiknya kamu menghubungi dokter secepatnya untuk dilakukan penanganan sebelum kondisi ini makin parah.
Penyebabnya Sangat Bercabang dan Luas
Seperti yang udah kita bahas di awal, penyebab Pneumonia sangat luas karena pada dasarnya semua zat yang masuk ke paru-paru yang seharusnya tidak berada disana bisa menimbulkan bakteri dan berujung dengan infeksi. Namun berikut adalah penyebab umum atau yang biasa terjadi saat awal terkena Pneumonia.
- Infeksi Dari Bakteri
Benda asing yang masuk ke paru-paru seperti sisa makanan atau air liur bisa membawa bakteri dari mulut yang memicu iritasi hingga berujung infeksi pada paru-paru.
- Infeksi dari Virus
Beberapa infeksi dari virus seperti Influenza, RSV, hingga COVID-19 ternyata bisa menyebabkan Pneumonia berat loh. Infeksi yang disebabkan oleh virus bisa menyerang sel-sel di saluran pernafasan kamu hingga menyebabkan peradangan berat dan bisa membuat paru-paru terisi cairan nanah yang menyebabkan Pneumonia.
- Turunnya Sistem Imunitas Tubuh
Tubuh kamu sebenarnya selalu berusaha melawan bakteri dan virus yang masuk ke saluran pernafasan. Namun bila sistem imun kamu sedang lemah maka tubuh jadi kehilangan perlindungan utamanya untuk bisa melawan bakteri dan virus hingga bisa menyebabkan infeksi di paru-paru.
Penyebab turunnya sistem imun kamu juga bisa sangat beragam. Mulai dari kekurangan nutrisi, efek domino dari penyakit lain seperti HIV/AIDS, kanker, diabetes, gagal ginjal, penyakit jantung koroner hingga masalah mental health juga bisa mempengaruhi keadaan sistem imun tubuh kamu.
- Gangguan Menelan (Disfagia)
Kondisi ini umumnya terjadi pada lansia atau orang yang mengidap penyakit stroke, parkinson atau cedera otak yang membuat mereka mengalami kesulitan fisik untuk menelan makanan dengan benar. Hal ini yang bisa memicu makanan masuk ke saluran pernafasan hingga memicu Pneumonia.
- Iritasi Oleh Asam Lambung Karena GERD
Berbeda dengan infeksi dari bakteri yang disebabkan oleh sisa makan dan zat lain yang masuk ke saluran pernafasan. GERD bisa memicu Pneumonia karena asam lambung yang naik ke kerongkongan bisa terhirup masuk ke dalam saluran pernafasan. Kamu pasti paham bahwa asam lambung bersifat korosif dan bisa cairan ini masuk ke paru paru maka organ ini nggak punya sistem pelindung seperti lapisan lambung yang akhirnya bisa memicu peradangan, iritasi hingga infeksi yang bisa merusak jaringan paru-paru.
Baca Juga: Hati-hati! Ini Bahayanya Sakit Perut Kanan Atas
Kebiasaan yang Bisa Memicu Penyakit Pneumonia
Ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang mungkin kamu sering lakukan ternyata bisa memicu awal mula masalah Pneumonia aspirasi ini. Masalahnya banyak kebiasaan pemicu ini yang udah dianggap normal sama banyak orang atau tidak terlalu dipedulikan risiko dan konsekuensinya.
- Makan Atau Minum Terlalu Cepat
Hal ini sangat mudah memicu kamu untuk tersedak di sela-sela makan. Hindari juga makan dan minum sambil mengobrol.
- Langsung Tidur Setelah Makan
Kalau kamu punya kebiasaan langsung tidur atau rebahan setelah makan maka sebaiknya mulai dikurangi karena hal ini bisa memicu makanan atau asam lambung naik ke tenggorokan dan malah masuk ke saluran pernafasan.
- Sering Minum Alkohol
Kamu tahu nggak kalau konsumsi alkohol bisa menyebabkan penurunan kesadaran yang berujung ke masalah reflek menelan. Hal ini yang meningkatkan resiko masuknya air liur atau muntahan ke saluran pernafasan.
- Menjadi Perokok Aktif Maupun Pasif
Asap rokok yang kamu hirup terus menerus bisa menyebabkan kerusakan jaringan paru-paru dan membuat saluran pernafasan kamu makin rentan terkena infeksi dan peradangan.
- Jarang Menjaga Kebersihan Mulut
Kalau kamu masih mengira sikat gigi itu yang penting hanya di pagi hari, maka mulai ubah kebiasaan itu! Untuk perlindungan yang maksimal dari bakteri, sebaiknya kamu sikat gigi di pagi hari dan malam hari sebelum tidur, kalau bisa juga rajin berkumur dengan obat kumur di siang hari. Hal ini membantu mencegah adanya bakteri yang berada di air liur yang bisa memicu Pneumonia aspirasi.
Langkah Pencegahan Pneumonia Aspirasi
Sebenarnya ada banyak hal yang bisa kamu lakukan sebagai langkah pencegahan Pneumonia aspirasi, mulai dari yang sederhana sampai yang cukup serius. Namun pada dasarnya yang paling penting adalah memperbaiki pola hidup sehat secara keseluruhan supaya daya tahan imun tubuh kamu tetap terjaga. Pada dasarnya kita nggak akan bisa mencegah 100% bakteri dan virus agar tidak masuk ke dalam saluran pernafasan, entah itu yang berasal dari sisa makanan atau selainnya. Itulah fungsi sistem imun tubuh yang penting kita jaga setiap saat dengan memperbaiki pola hidup menjadi lebih sehat. Kamu bisa memulai dengan melakukan beberapa hal ini
Bila kamu mengidap Pneumonia karena GERD, maka langkah pencegahannya yaitu dengan mengatasi GERD itu sendiri. Mulai hindari makanan yang memicu GERD, perbanyak mengkonsumsi serat, perbaiki pola makan unuk menjaga kesehatan pencernaan. Kalau kamu merasa hal ini berat atau kamu belum bisa konsisten menjaga pola makan yang benar, kamu bisa pilih alternatif asupan serat yang praktis seperti Hotto Purto. Selain tinggi serat Hotto juga mengandung vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.

Kesimpulan
Sebagai penutup, penting banget untuk kita sadari kalau Pneumonia aspirasi bukan cuma soal gangguan pernapasan biasa, tapi juga bisa jadi “efek domino” dari kebiasaan sehari-hari dan kondisi kesehatan lain seperti GERD yang sering kita anggap sepele. Dari cara makan yang terburu-buru, kebiasaan langsung rebahan setelah makan, sampai pola hidup yang kurang sehat, semuanya bisa jadi pintu masuk masalah serius ini. Kabar baiknya, risiko tersebut bisa kita tekan dengan mulai memperbaiki pola hidup, menjaga kesehatan pencernaan, dan meningkatkan daya tahan tubuh secara konsisten. Jadi, yuk mulai lebih peduli sama tubuh kita dari sekarang, karena langkah kecil yang kamu lakukan hari ini bisa jadi perlindungan besar untuk kesehatan paru-paru kamu di masa depan.

