Ada yang pernah dengar tentang Sindrom Zollinger-Ellison? Mungkin masih banyak yang bahkan belum pernah mendengarnya. Kalau kamu atau orang sekitar kamu sering banget mengalami sakit perut yang nggak kunjung sembuh tanpa alasan yang jelas, hati-hati bisa jadi itu tanda Sindrom Zollinger-Ellison.
Sindrom ini merupakan penyakit langka yang seringkali nggak disadari. Biasanya sering terlambat terdiagnosis karena gejalanya yang mirip dengan masalah lambung biasa. Padahal, kalau dibiarkan terus bisa menyebabkan masalah serius! Jadi, jangan dianggap sepele ya. Yuk, kenali gejalanya dan cara penanganan yang tepat agar bisa dideteksi sejak dini.
Kenapa Kita Harus Tau Sindrom Zollinger-Ellison?
Meskipun penyakit langka, sindrom ini dapat terkena oleh siapa saja. Sindrom ini bikin tubuh kamu memproduksi asam lambung jauh lebih banyak dari seharusnya. Bayangin deh, kelebihan asam lambung sedikit aja udah bikin perut nggak enak, apalagi kalau diproduksi lebih banyak? Lama kelamaan dinding lambung bisa jadi luka.
Masalahnya, gejala sindrom ini mirip dengan GERD dan masalah lambung lainnya. Jadi, banyak orang yang hanya minum obat tanpa tau penyebab utamanya. Padahal, sindrom Zollinger-Ellison membutuhkan penanganan khusus untuk menghindari komplikasi yang lebih serius.
Penyebab Sindrom Zollinger-Ellison
Sayangnya, penyebab utama sindrom Zollinger-Ellison belum diketahui pasti. Tapi, diduga adanya keterkaitan dengan penyakit genetik multiple endocrine neoplasia type 1 (MEN 1). Seseorang dengan genetik MEN 1 berisiko munculnya tumor di kelenjar paratiroid, pankreas, dan pituitari.
Tumor bernama gastrinoma yang muncul di pankreas inilah yang memicu produksi asam lambung jadi tidak terkendali. Jadi, riwayat keluarga sangatlah menentukan apakah seseorang dapat terkena Sindrom Zollinger-Ellison atau tidak.
Gejala Sindrom Zollinger-Ellison
Beberapa gejala sindrom Zollinger-Ellison mirip dengan penyakit GERD. Tapi, jika tumor sudah berkembang, maka gejalanya akan semakin terlihat dan parah. Berikut beberapa keluhan umum yang dirasakan penderitanya:
Baca Juga: Heartburn: Mengenal, Mencegah, dan Mengatasinya
- Sensasi terbakar di dada (heartburn)
- Perut kembung
- Mual dan muntah
- Perut perih
- Napsu makan menurun
- Diare
- Kesulitan menelan
Jika kamu mengalami gejala ini terus menerus atau bahkan memburuk, segera konsultasikan ke dokter! Takutnya, tumor sudah membesar dan menyebabkan komplikasi yang lebih serius. Segera dapatkan penanganan medis yang tepat.
Cara Mendiagnosis Sindrom Zollinger-Ellison
Pertama-tama dokter akan bertanya mengenai keluhan dan riwayat kesehatan keluarga kamu. Jika memang sudah ada genetik sindrom Zollinger-Ellison, biasanya langsung dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan diagnosis, seperti:
- Pemeriksaan Darah
Pemeriksaan ini untuk memastikan apakah ada peningkatan hormon gastrin. Jika kadarnya tinggi, kemungkinan besar adanya tumor gastrinoma di pankreas atau usus kamu.
- Pemindaian (CT Scan, MRI, PET Scan)
Jika sudah diduga adanya tumor, pemindaian harus dilakukan untuk melihat lokasi tumor itu berada. Biasanya tes ini dilakukan dengan CT Scan, MRI, atau PET Scan tergantung kebutuhan dari kondisi medis pasien itu sendiri.
- Gastroskopi
Gastroskopi adalah pemeriksaan dengan memasukkan selang berkamera yang dimasukkan melalui tenggorokan menuju lambung dan usus. Pemeriksaan ini dilakukan untuk melihat apakah ada tumor atau peradangan pada organ tersebut. Biasanya juga diikuti dengan biopsi, pengambilan sampel daging untuk mendeteksi adanya tumor.
Cara Penanganan Sindrom Zollinger-Ellison
Biasanya dokter akan memberikan obat penurun asam lambung untuk mengatasi gejalanya. Cara penanganannya memang berbeda setiap orang, tergantung pada keluhan yang dirasakan. Tapi, umumnya berikut penanganan yang dilakukan untuk mengatasi Sindrom Zollinger-Ellison:
- Pemberian Obat Lambung
Tak bisa dipungkiri, sindrom Zollinger-Ellison membuat produksi asam lambung meningkat. Jadi, dokter pasti akan memberikan obat untuk mengontrol kelebihan asam tersebut, yaitu dengan meresepkan obat PPI. Obat ini berfungsi sebagai penghambat pompa kecil dalam sel yang memproduksi obat lambung. Biasanya dikenal sebagai omeprazole, lansoprazole, dan lainnya.
Baca Juga: GERD dan Kanker Lambung: Kenali Risiko dan Pencegahannya
Untuk tumornya sendiri, biasanya dokter akan memberikan obat octreotide yang dapat menekan produksi hormon gastrin, sehingga dapat mengendalikan perkembangannya.
- Operasi Pengangkatan Tumor
Dalam beberapa kasus, setelah mempertimbangkan jumlah dan lokasi tumor, tak jarang dokter menyarankan operasi pengangkatan. Tujuannya untuk menghilangkan tumor dan mencegahnya menyebar ke bagian yang lain. Jika tumor tersebut bersifat kanker, biasanya pengobatan diikuti dengan kemoterapi maupun radiasi.
Kesimpulan
Sindrom Zollinger-Ellison memang sulit dicegah karena erat kaitannya dengan genetik MEN 1. Tapi, bisa dideteksi sejak dini dengan rutin memeriksakan diri ke dokter jika ada riwayat menderita MEN 1. Terutama jika sudah mengalami gejala seperti di atas. Jangan tunggu sampai parah! Yuk, kenali gejalanya dan segera cek ke dokter jika ada sinyal aneh dari tubuhmu.