Bolak-Balik UGD Saat Hamil Karena GERD dan Nggak Bisa Telat Makan

Bolak-Balik UGD Saat Hamil Karena GERD dan Nggak Bisa Telat Makan
Cerita Ellia Bolak-Balik UGD Saat Hamil Karena GERD

Testimoni – Ellia

Problem: GERD

Buat Ellia, pantangan saat hamil bukan cuma soal perubahan tubuh atau rasa gampang lapar. Sejak sebelum hamil ia sudah punya masalah lambung, tapi kondisi itu jadi jauh lebih berat ketika rasa laparnya datang lebih sering dari biasanya. Telat makan sedikit saja bisa bikin mual sampai tidak bisa minum sama sekali. Selama sembilan bulan kehamilan, Elia pernah beberapa kali masuk UGD untuk disuntik karena kondisinya tidak bisa tertangani hanya dengan makan biasa. Dari situ ia mulai sadar bahwa yang ia butuhkan bukan sekadar makan lebih sering, tapi sesuatu yang bisa langsung dikonsumsi ketika rasa lapar datang mendadak.

Lapar Terus Tapi Nggak Bisa Makan Banyak Sekaligus

Hai, aku Ellia. Waktu hamil, aku bisa lapar berkali kali dalam sehari, tapi makan banyak sekaligus itu nggak mungkin banget karena lambungku langsung protes. Kalau kebetulan telat makan, mualnya sampai nggak bisa minum seteguk pun. Selama hamil aku mungkin empat atau lima kali masuk UGD cuma buat disuntik karena udah nggak kuat. Masalahnya waktu itu aku masih kerja dan harus sering meeting, jadi makan sering banget ketunda. Setelah melahirkan pun sama saja. Malah waktu menyusui rasanya lebih ekstrem karena lapar dan haus datang terus. Aku sampai masuk UGD lagi gara gara nggak nyetok apa apa di rumah.

Baca Juga: Asam Lambung Naik Saat Hamil? Tips Praktis yang Aman untuk Ibu dan Bayi

Udah Coba Banyak Cara Tapi Tetap Capek dan Bosan

Sebelum kenal Hotto, aku sempat coba banyak cara supaya nggak tumbang tiap kali lapar datang tiba tiba. Aku selalu bawa alpukat, telur rebus, sereal, dan berbagai snack di tas. Awalnya oke, tapi lama lama aku capek sendiri. Bayangin aja, kebangun jam dua atau tiga pagi dalam kondisi ngantuk banget tapi harus makan supaya perut nggak perih. Sampai pernah aku bangunin suami cuma buat rebusin telur tengah malam. Walaupun bisa bantu, jujur rasanya capek dan bikin aku nggak punya napas.

Awalnya Skeptis, Tapi Ternyata Beneran Ngebantu

Aku kenal Hotto dari iklan. Pertama lihat, aku malah mikir “ah lebay kali ya testimoninya”. Tapi karena udah desperate dan pengin buktiin sendiri, akhirnya aku beli. Pertama kali aku bikin Hotto anget pas lagi urgent banget lapar, perutku langsung adem. Nggak ada mual, nggak ada sakit. Sejak itu pola makanku berubah. Aku minum Hotto dulu pagi sebelum makan berat. Kalau tiba tiba lapar di tengah kerjaan, aku tinggal bikin Hotto, nggak perlu cari makanan dulu. Bahkan kebiasaan kebangun jam dua atau tiga pagi sekarang lebih gampang karena aku tinggal sediain termos air hangat di samping kasur.

Menyusui Lebih Ekstrim dari Hamil, Tapi Sekarang Lebih Terkendali

Setelah melahirkan aku sempat berhenti minum Hotto karena mikir udah aman. Eh ternyata waktu mulai menyusui, rasa lapar dan haus itu jauh lebih sering datang. Bener bener lebih ekstrim dari waktu hamil. Karena aku nggak nyetok lagi, aku sampai dua atau tiga kali masuk UGD dalam waktu dekat cuma gara gara telat makan. Sejak itu aku selalu sediain Hotto di rumah, di kantor, dan bahkan di tas biar nggak kecolongan lagi. Selain nahan lapar, aku juga ngerasa ASI-ku lebih deras waktu aku rutin minum. Terus pernah anakku diare dan nggak mau makan apa pun. Aku tanya dokter boleh nggak dikasih Hotto, dan katanya boleh. Akhirnya aku kasih, dan dua hari kemudian dia udah kelihatan lebih seger. Hari ketiga malah udah bisa ngajak main lagi.

Tiga Tahun Konsumsi dan Masih Jadi Lifesaver

Tiga Tahun Konsumsi dan Masih Jadi Lifesaver

Sekarang udah hampir tiga tahun aku minum Hotto dan aku selalu pilih yang ungu. Buat aku, Hotto benar benar penyelamat dalam kondisi apa pun. Dari hamil, menyusui, kerja, sampai ngurus anak, semuanya jadi lebih ke-handle karena perutku nggak gampang kosong dan nggak gampang rewel lagi. Temen kantor sampai bercandain aku kayak brand ambassadornya Hotto karena sering banget aku rekomendasiin buat orang yang lagi butuh solusi cepat. Ada yang lagi kemoterapi, ada yang anaknya susah makan, semuanya pernah aku suruh coba.

Kalau ada ibu-ibu yang lagi hamil dan mualnya parah, atau lagi menyusui tapi susah makan sampai takut bayinya kurang nutrisi, kalian bisa banget coba Hotto. Aku sendiri kebantu banget buat ngeganjal lapar tanpa ribet. Kadang aku suka mikir, kalau dari awal aku tahu Hotto lebih cepat, mungkin aku nggak harus bolak balik UGD waktu hamil dulu.

You might also like...