Kolesterol Susah Turun? Bisa Jadi Masalahnya di Pencernaan

Kolesterol Susah Turun Bisa Jadi Masalahnya di Pencernaan
Kolesterol Susah Turun Jaga Pencernaan dan Kolesterol

Kamu merasa sudah olahraga, tapi angka kolesterol tetap tinggi? Bisa jadi akar masalahnya bukan di ‘seberapa sering kamu olahraga’, melainkan ada di sistem pencernaan. Banyak orang mengira kolesterol itu hanya soal membakar lemak saja, padahal kenyataannya lebih kompleks. Sistem pencernaan, metabolisme, dan berat badan (lemak) saling berkaitan erat. Kalau salah satu terganggu, sisi lainnya bisa ikut bermasalah. 

Kalau kamu sedang berusaha menurunkan kolesterol, memahami hubungan ketiganya bisa jadi kunci. 

Pencernaan adalah Titik Awal

Banyak yang tidak sadar, semua proses metabolisme—termasuk kolesterol, berawal dari pencernaan. Di sinilah tubuh mendapatkan nutrisi dari apa yang kita makan, seperti serat, lemak sehat, karbohidrat, dan lainnya yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan kolesterol.

Tapi, kalau pencernaan kamu bermasalah—entah karena perut kembung, sembelit, GERD, penyerapan nutrisi pun akan terganggu. Akibatnya, tubuh jadi kekurangan bahan yang dibutuhkan untuk mengatur berat badan dan kadar kolesterol. Masalah pencernaan ini seringkali dipicu oleh makanan yang tinggi lemak dan rendah serat—kombinasi yang bukan hanya buruk bagi usus, tapi juga bisa memicu kolesterol tinggi. 

Baca Juga: Mitos vs Fakta: 8 Makanan yang Disangka Bikin Kolesterol Naik

Jadi, kalau kamu mau menurunkan kolesterol, harus pastikan dulu sistem pencernaan kamu berjalan dengan baik. Supaya nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh akan terserap secara optimal. 

Gimana Cara Pencernaan Menurunkan Kolesterol?

Selama pencernaan sehat, kamu bisa menurunkan kadar kolesterol secara alami. Apalagi kalau pencernaan kamu mendapatkan nutrisi dari makanan yang berserat tinggi, khususnya serat larut yang terbukti efektif mengontrol kadar kolesterol. 

Berikut 4 (empat) cara pencernaan menurunkan kolesterol, yaitu:

  1. Serat Larut Mengikat Kolesterol

Kalau kamu konsumsi makanan yang mengandung serat larut, ia akan mengikat kelebihan kolesterol dalam usus. Lalu, membuangnya lewat feses sebelum sempat diserap ke dalam aliran darah.

Contoh makanannya: oats, kacang-kacangan, gandum

  1. Produksi Asam Empedu

Serat larut juga bisa bantu meningkatkan pengeluaran asam empedu. Proses ini dapat menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh karena asam empedu sebagian besar terbuat dari kolesterol. Kalau tubuh bisa memproduksi asam empedu dengan efektif, kadar kolesterol pun akan lebih stabil.

  1. Mikrobioma Usus Seimbang

Kumpulan bakteri baik di dalam pencernaan disebut sebagai mikrobioma. Kalau mikrobioma usus kita seimbang, proses pencernaan emak pun jadi lebih optimal. Ini bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat, menurunkan peradangan, dan mengurangi resistensi insulin dalam tubuh. 

Cara menjaga mikrobioma usus kamu bisa dengan konsumsi prebiotik dari sayur, buah, maupun multigrain.

  1. Meningkatkan Metabolisme Lemak

Usus adalah tempat awal metabolisme lemak terjadi. Pencernaan yang sehat, berarti tubuh pun dapat memecah dan menggunakan lemak secara optimal. Tubuh jadi tau seberapa banyak lemak dari makanan yang perlu diserap dan menyingkirkan yang tidak dibutuhkan. Jadi, tidak ada lagi lemak yang menumpuk di dalam darah. 

Berat Badan Bisa Jadi Tanda Kolesterol

Selain pencernaan, salah satu indikator yang perlu kamu perhatikan adalah berat badan. Tubuh yang kelebihan berat badan, terutama lemak visceral atau lemak yang tersimpan jauh di dalam perut—berpotensi meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Di sinilah peran olahraga itu penting! Karena olahraga terbukti dapat membakar lemak yang tersimpan dalam tubuh. 

Hanya saja, tidak semua olahraga bisa efektif menghilangkan lemak visceral. Kamu bisa coba latihan cardio (berlari atau bersepeda), angkat beban, atau latihan intensitas tinggi (HIIT). Kalau kolesterol kamu susah turun, mungkin masalahnya ada di berat badan. Menurunkan berat badan atau fat loss sekitar 5–10% saja sudah cukup untuk membuat kolesterol jahat turun. Jadi kalau kamu lagi berusaha mengontrol kolesterol, menurunkan berat badan bisa jadi langkah pertama yang dilakukan.

Langkah Jaga Pencernaan dan Kolesterol Sekaligus

Kuncinya, kamu nggak bisa fokus pada satu hal aja. Kamu harus perbaiki pencernaan dan berat badan kamu sekaligus agar kolesterol stabil. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu coba:

  1. Rutin Minum Hotto Setiap Hari

Buat kamu yang kesulitan penuhi asupan serat, coba deh minum Hotto. Dalam satu sachet Hotto, kamu udah dapat serat larut dan oat beta glucan yang terbukti bisa mengikat kolesterol dalam tubuh. Terbuat dari 15 multigrain pilihan tanpa gula tambahan dan pengawet yang bukan cuma bagus untuk kolesterol, tapi juga bisa bikin perut kenyang lebih lama dan mendukung fungsi pencernaan sehat. 

Langkah Jaga Pencernaan dan Kolesterol Sekaligus

Rendah kalori hanya 130, tapi bisa cegah kamu dari makan berlebih. Cocok banget buat kamu yang ingin jaga berat badan ideal. Daripada pilih makanan yang gak baik untuk pencernaan, lebih baik Hottoin aja!

  1. Perbanyak Protein Nabati

Daging dan makanan tinggi lemak jenuh bisa memicu naiknya kolesterol jahat (LDL). Buat kamu yang punya kolesterol tinggi, coba deh ganti ke protein nabati, seperti tempe, tahu, atau edamame. Selain tetap mencukupi kebutuhan protein, pilihan ini juga lebih ramah kolesterol dan tinggi serat.

  1. Hindari Makan Terlalu Malam

Sebenarnya kita itu punya ritme sirkadian, yaitu jam biologis yang mengatur kapan organ tubuh bekerja. Kalau makan terlalu malam, kita bisa mengganggu ritme sirkadian itu sendiri. Akibatnya, proses pencernaan terganggu dan kadar kolesterol pun bisa meningkat. 

  1. Kurangi Makanan Olahan

Selain memperbanyak makanan berserat tinggi, kamu juga perlu kurangi makanan olahan. Soalnya makanan olahan sering mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang bisa meningkatkan kadar kolesterol kamu. Selama pola makan kamu belum diubah, sekeras apapun kamu olahraga—kadar kolesterol kamu bisa tetap tinggi. 

Kesimpulan

Intinya, kamu nggak bisa hanya fokus pada satu masalah saja. Untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh, kamu juga perlu memperbaiki sistem pencernaan dan menurunkan berat badan. Karena kolesterol–pencernaan–berat badan adalah tiga hal yang saling berhubungan dan bisa diperbaiki secara bersamaan lewat pola makan sehat dan konsumsi nutrisi yang tepat.

You might also like...