Siapa yang tak kenal kacang merah? Banyak sekali makanan khas Indonesia yang menggunakan kacang ini. Rasanya identik sedikit manis dan teksturnya lembut. Tetapi siapa sangka kalau manfaatnya bagus untuk kesehatan jantung?
Melansir jurnal ilmiah dari UMSU, kacang ini tinggi kalium, yaitu sejenis zat yang membantu menormalkan irama jantung. Tidak hanya itu, kacang juga menawarkan fungsi lain bagi kesehatan tubuh. Penasaran apa saja manfaatnya? Semuanya sudah diulas di bawah ini!
Sekilas tentang Kacang Merah
Kacang merah adalah kacang yang umum digunakan dalam masakan Indonesia. Kamu bisa menemukannya di bubur kacang, es kacang, sayur daging, isian taiyaki, hingga pasta kacang. Banyak yang menyukai kacang ini karena rasanya yang manis dan ringan.
Di samping rasanya yang nikmat, kacang merah mengandung serat dan protein yang tinggi. Perpaduan keduanya membuat perut tidak cepat lapar, sehingga sering dikaitkan sebagai makanan penurun berat badan.
Kandungan Nutrisi Kacang Merah
Melansir data dari Healthline, setiap 100 gram kacang merah rebus mengandung nutrisi berikut:
| Nutrisi | Jumlah (100 gram) |
| Protein | 8.7 gr |
| Kalori | 127 kkal |
| Karbohidrat | 22.8 gr |
| Serat | 6.4 gr |
| Gula | 0.3 gr |
| Lemak | 0.5 gr |
| Potassium | 713 mg |
| Vitamin B6 | 0.212 mg |
| VItamin K | 14.9 mcg |
Manfaat Kacang Merah bagi Kesehatan
Melansir dari berbagai sumber, berikut manfaat kacang merah yang membuatnya mengurangi risiko gejala kardiovaskular:
Membuang Kelebihan Kolesterol
Kacang merah mengandung serat larut yang membantu melancarkan pencernaan. Serat larut akan berubah menjadi sejenis gel dalam pencernaan. Fungsinya untuk menyerap kelebihan senyawa dalam tubuh, salah satunya kolesterol jahat atau LDL.
Jika kadar kolesterol LDL terlalu tinggi dalam tubuh, ini bisa memicu masalah pada jantung. Kolesterol LDL berpotensi mengendap dan mempersempit pembuluh darah, sehingga aliran darah ke jantung bisa ikut terhambat.
Mengontrol Keseimbangan Tekanan Darah
Salah satu faktor pemicu penyakit jantung adalah hipertensi atau darah tinggi. Menurut MayoClinic, jantung pada penderita hipertensi harus bekerja ekstra, sehingga menyebabkan otot-otot jantung kaku. Kalau dibiarkan, jantung bisa kesulitan memompa darah.
Tetapi konsumsi kacang merah dikaitkan dapat menurunkan tekanan darah. Melansir artikel dari Health.com, kacang ini mengandung kalium yang fungsinya membantu merelaksasi otot-otot pada pembuluh darah. Pernyataan tersebut didukung oleh sebuah studi pada 2022.
Baca Juga: Rahasia Hidup Sehat: Nutrisi, Olahraga, dan Manajemen Stres
Hasilnya mengonsumsi kacang-kacangan seperti kacang merah bisa menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 6%. Mereka yang jarang mengonsumsi kacang memiliki tekanan darah yang lebih tinggi daripada yang sering mengonsumsinya.
Membantu Memulihkan Peradangan
Kacang merah juga dikenal sebagai sumber antioksidan yang bagus. Dalam artikel dari University Health News, kacang ini kaya akan fitonutrien yang bersifat anti-inflamasi. Senyawa tersebut membantu memulihkan peradangan dalam tubuh, misalnya peradangan pembuluh darah akibat hipertensi.
Protein yang Lebih Sehat
Sudah lama kacang dijadikan alternatif daging yang lebih sehat. Kacang dikenal karena tinggi protein, tetapi rendah lemak jenuh. Melansir artikel dari FoodStruct, kacang merah mengandung kalori 2 kali lebih rendah daripada daging merah.
Selain itu, daging merah juga tinggi kolesterol. Setiap 100 gr daging merah bisa mengandung 88 mg kolesterol. Sedangkan kacang merah tidak mengandung kolesterol, membuatnya bagus untuk memelihara kesehatan jantung.
Mengurangi Risiko Lonjakan Gula Darah
Dalam Healthline disebutkan bahwa kadar gula darah yang tinggi bisa berujung pada penyakit jantung. Tetapi kacang merah disebut efektif dalam mengontrol gula darah. Hal ini berkat kandungan serat, protein, dan karbohidrat kompleks di dalamnya.
Dengan begitu tubuh dapat melepaskan gula darah secara alami. Gula darah yang tinggi berpotensi menyebabkan aterosklerosis, yaitu kondisi peradangan pembuluh darah yang membuatnya mengeras dan mengurangi fleksibilitas.
Cara Mengonsumsi Kacang Merah
Kacang merah dapat diolah menjadi berbagai masakan kesukaanmu. Beberapa ide untuk memasukkan kacang ini ke dalam dietmu, yaitu:
- Taburan salad bowl
- Isian sup atau sayuran berkuah
- Dihaluskan menjadi patties sebagai pengganti daging merah
- Campuran isian burritos atau taco
- Dibuat pasta merah untuk isian mochi atau kue manis
- Isian chili con carne
Efek Samping Kacang Merah
Namun perlu diketahui bahwa kacang ini mengandung senyawa yang bernama lektin. Senyawa ini juga ditemukan di kacang polong, lentil dan kacang-kacang lainnya. Menurut Toby Amidor, seorang ahli gizi, lektin dapat mengganggu penyerapan nutrisi di usus.
Pasalnya lektin dapat mengikat zat-zat penting seperti zat besi, sehingga tubuh mungkin mengalami kekurangan zat tersebut. Namun tak usah khawatir, lektin bisa dihancurkan melalui proses pematangan.
Sebelum dikonsumsi, rendam kacang selama 24 jam. Lalu bilas dan rebus sampai mendidih untuk mengurangi kadar lektin di dalamnya.
Rekomendasi Produk Olahan Kacang Merah yang Sehat
Kacang ini kaya akan kalium, serat, dan protein yang baik untuk kesehatan jantung. Kamu bisa mendapatkan manfaat kacang merah tadi dengan mengonsumsi produk olahannya, seperti Hotto Purto yang mengandung kacang merah dan tambahan 15 jenis multigrain berkualitas.
Kombinasi bahan-bahan ini tidak hanya memberikan sumber energi yang seimbang, tetapi juga membantu menurunkan kolesterol jahat dan mendukung kesehatan jantung. Cobalah Hotto Purto dan rasakan manfaatnya untuk tubuh yang sehat!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah kacang merah menyebabkan gas?
Melansir Cleveland Clinic, kacang merah dapat menyebabkan gas. Hal ini karena kandungan serat di dalamnya. Terlalu banyak mengonsumsi serat dapat memicu perut kembung dan produksi gas, sehingga kamu mungkin akan sering kentut.
Berapa banyak kacang merah yang boleh dikonsumsi dalam sehari?
Dianjurkan konsumsi 1/2 cup atau 30 gram kacang merah matang setiap 3-4 kali seminggu. Hindari mengonsumsi terlalu sering, karena kadar serat yang tinggi bisa membuat nyeri perut dan kembung.
Apakah kacang merah aman untuk ibu hamil?
Artikel dari WebMD justru merekomendasikan ibu hamil untuk mengonsumsi kacang-kacangan, seperti kacang merah karena kandungan folat, zat besi, kalsium, dan rendah lemak. Perpaduan nutrisi ini dianggap penting supaya pertumbuhan janin maksimal.
Bagaimana cara memilih kacang merah yang berkualitas?
Pilih kacang yang ukurannya seragam, warnanya merah segar, teksturnya padat, kulitnya tidak keriput, dan aromanya segar.
