Sering Lemas Saat Puasa? Hindari Lakukan Kesalahan Ini saat Sahur

Sering Lemas Saat Puasa Hindari Lakukan Kesalahan Ini saat Sahur
Hindari Lakukan Kesalahan Sahur yang Membuat Sering Lemas

Meskipun pas sahur udah makan banyak, pernah nggak kamu tetap ngerasa lemas saat puasa? Baru juga jam 11, tapi badan udah lemes dan nggak fokus. Akibatnya kerjaan pun jadi kurang maksimal. Banyak orang menganggap kondisi ini wajar karena kita memang sedang menahan lapar dan haus. Padahal, penyebabnya sering kali bukan semata-mata karena tidak makan dan minum. Pola sahur yang kurang tepat justru bisa menjadi faktor utama kenapa energi kita cepat turun. 

Sahur itu memiliki peran penting sebagai bekal energi agar tubuh bisa bertahan lebih dari 12 tanpa asupan. Artinya, yang dibutuhkan bukan sekadar makan dalam jumlah banyak, tetapi makanan dengan komposisi nutrisi yang tepat. Masalahnya, tanpa kita sadari, kita sering melakukan kesalahan saat sahur yang akhirnya membuat ibadah puasa kita terasa lebih berat. Lalu, apa saja kesalahan tersebut? Mari kita bahas satu per satu

Kesalahan Sahur yang Bikin Cepat Lemas

Sering kali kita merasa sudah sahur yang cukup, tapi karena komposisinya kurang seimbang, pemilihan makanan yang keliru, atau cara makan yang tidak tepat, tubuh bisa kehilangan energi lebih cepat. Untuk mencegahnya, penting untuk mengenali kesalahan-kesalahan berikut:

1. Terlalu Banyak Makan Nasi

Banyak yang berpikir makan lebih banyak nasi, bisa bikin tubuh lebih kuat jalani puasa. Padahal kenyataannya, nasi putih, mie instan, roti putih adalah karbohidrat sederhana yang cepat dicerna oleh tubuh. Awalnya memang bikin kenyang, tapi karena cepat diserap, gula darah pun cepat naik dan turun drastis. Inilah yang bikin kita cepat lemas di siang hari. Makan nasi boleh, tapi perhatikan juga porsinya dan kombinasikan dengan protein dan serat agar energi dilepas secara perlahan. 

2. Konsumsi Makan-Minum Tinggi Gula

Selain nasi, makanan dan minuman yang tinggi gula juga kurang cocok untuk jadi menu sahur. Soalnya mereka bisa membuat lonjakan gula darah yang tinggi, diikuti dengan penurunan yang cepat. Hasilnya, baru beberapa jam berlalu, perut sudah terasa lapar lagi deh.

3. Kurang Protein

Nah, supaya tubuh nggak cepat merasa lapar, sumber proteinnya harus diperbanyak saat sahur. Protein itu bisa memperlambat proses pengosongan lambung. Artinya, rasa kenyang akan bertahan lebih lama. Contoh makanannya pun beraneka ragam, seperti telur, ayam, tahu, tempe, biji-bijian, dan sebagainya. 

4. Melupakan Sayur dan Buah

Seberapa sering kamu makan sayur dan buah saat sahur? Banyak dari kita yang masih menganggap sayur dan buah itu hanya sebagai pelengkap di piring. Padahal serat inilah yang bantu energi kita tetap semangat di siang hari. Serat itu penting banget, dia bisa buat rasa kenyang lebih lama, stabilin gula darah, dan jaga energi sepanjang hari. Bukan cuma dari sayuran dan buah-buahan aja, kita juga bisa dapatkan serat dari Hotto Purto. Minuman multigrain berserat tinggi yang terbuat dari ubi ungu untuk menjaga kesehatan pencernaan sekaligus bantu tubuh tetap fit selama puasa.

5. Kurang Minum Air

Banyak orang merasa lemas karena dehidrasi, bukan semata-mata karena lapar. Kekurangan cairan bisa buat tubuh cepat lelah, pusing, dan susah berkonsentrasi. Idealnya, saat puasa kita dianjurkan untuk mengikuti pola 2-4-2, yaitu 2 gelas setelah berbuka, 4 gelas setelah isya, 2 gelas saat sahur. Hindari minuman manis dan makanan asin yang dapat kita cepat haus. 

6. Sahur Terburu-buru

Siapa di sini yang sahurnya suka mepet waktu subuh? Makan terburu-buru juga salah satu alasan kenapa puasa kita cepat lemas. Ada yang hanya minum air dan sepotong roti yang energinya cepat habis. Ada juga yang bahkan tidak sempat untuk sahur sama sekali. Oleh karenanya, lebih baik bangun lebih awal untuk mempersiapkan sahur dengan gizi maksimal. 

7. Langsung Tidur Setelah Makan

Abis makan, jangan langsung tidur ya! Soalnya lambung butuh waktu sekitar 2-3 jam untuk mencerna makanan. Alhasil asam lambung naik hingga ke kerongkongan, yang kalau kondisi ini dialami terus-menerus, tim pun berisiko menderita GERD. Umumnya, gejala dimulai dari sakit perut dan hearburn (rasa panas di dada). 

8. Tidur Terlalu Malam

Selain sahur dengan gizi seimbang, kualitas tidur pun nggak kalah penting. Banyak orang saat memasuki bulan puasa, merasa lebih lemas karena kurang tidur. Alasannya karena harus bangun sahur. Padahal kita bisa menanggulanginya dengan cara, tidur malam sekitar 5-6 jam. Lalu, tambah tidur siang sekitar 30-40 menit. Tidur yang cukup sangat penting untuk mencegah tubuh kelelahan, tetap fokus dan produktif saat puasa. 

Bagaimana Cara Tubuh Mengelola Energi Saat Puasa

Bagaimana Cara Tubuh Mengelola Energi Saat Puasa?

Supaya lebih semangat mempersiapkan menu sahur yang tepat, kita perlu tahu dulu apa  yang terjadi di dalam tubuh saat puasa. Beberapa jam setelah sahur, tubuh kita akan menggunakan glukosa dari makanan sebagai sumber energi utama. Ketika insulin menurun karena nggak ada asupan makan dan minum, tubuh akan mencari alternatif sumber energi lain. Nah, kalau sahur kamu lebih banyak nasi atau karbohidrat sederhana, penurunan ini bisa terjadi lebih cepat! 

Saat gula darah turun secara drastis, tubuh akan terasa lemas dan sulit fokus. Di saat ini tubuh akan memecah glikogen yang ada di hati dan otot untuk menjadi glukosa (energi). Setelah 8-12 jam, tubuh biasanya mulai memecah lemak untuk jadi energi. Biasanya hal ini juga mengawali proses detoksifikasi alami atau autofagi. Makanya, penting sekali untuk sahur dengan makanan dan minuman bergizi seimbang. Mulai dari karbohidrat kompleks, protein, serat, dan lemak sehat agar pelepasan energi lebih stabil dan tubuh pun nggak cepat lemas.

You might also like...