Kacang Polong: Pelindung Alami untuk Jantung Anda

Kacang Polong Pelindung Alami untuk Jantung Anda

Kacang yang biasa dijadikan topping nasi goreng ini ternyata menyimpan manfaat luar biasa. Tahukah kamu kalau kacang polong adalah sumber serat, protein, dan mineral yang bagus untuk mendukung kesehatan jantung?

Caranya dengan mengurangi risiko gejala dan penyakit pemicu masalah kardiovaskular, misalnya kolesterol tinggi, hipertensi, atau peradangan. Penasaran bagaimana caranya? Yuk kenali lebih dalam manfaat kacang mungil berwarna hijau ini!

Apa itu Kacang Polong?

Melansir Healthline, kacang polong atau green peas adalah kacang yang berasal dari tanaman Pisum sativum. Cirinya memiliki bentuk yang bulat, warnanya hijau muda, rasanya manis dan teksturnya renyah.

Kacang ini kaya akan karbohidrat kompleks, serat, dan protein nabati. Sebetulnya kacang polong memiliki beberapa jenis, seperti polong kuning, polong hitam, bahkan polong ungu. Namun polong hijau paling banyak dikonsumsi.

Biasanya kacang ini diolah sebagai tambahan nasi goreng, salad,  shepherds pie, chicken pot pie, sup sayur, bahkan isian pastel kacang.

Nutrisi dalam Kacang Polong

Nutrisi dalam Kacang Polong

Melansir data dari Halodoc, setiap 170 gr kacang polong mengandung nutrisi sebagai berikut:

NutrisiJumlah (170 gr)
Kalori62 kkal
Karbohidrat11 gr
Serat4 gr
Protein4 gr
Folat12% dari AKG
VItamin C13% dari AKG
Vitamin A34% dari AKG
Vitamin K24% dari AKG

Tidak hanya itu, kacang ini juga mengandung kalsium, asam lemak (omega-3 dan omega-6), dan zinc yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.

Manfaat Kesehatan Kacang Polong

Dengan menambahkan kacang polong ke piring makan dapat membuatmu mengonsumsi lebih banyak nutrisi. Adapun manfaat dari nutrisi-nutrisi kacang ini di antaranya:

Manfaat Kesehatan Kacang Polong

Menurunkan Kolesterol secara Alami

Selain mengonsumsi obat-obatan, kamu bisa menurunkan kadar kolesterol jahat secara alami dengan konsumsi kacang polong. Melansir Healthline, kacang ini mengandung serat yang bagus untuk mengontrol kolesterol dari dalam tubuh secara alami.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat: Perbedaan HDL dan LDL

Kadar serat di dalamnya terbukti dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dengan cara menyerap kelebihan kolesterol, lalu mengeluarkannya dari tubuh. Pasalnya penumpukan kolesterol jahat dalam tubuh bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit jantung.

Mengontrol Tekanan Darah

Berdasarkan artikel dari NCBI, kacang polong mengandung senyawa khusus yang bernama peptida. Senyawa ini berperan untuk menghambat produksi angiotensin II, yaitu senyawa yang memicu penyempitan pembuluh darah.

Pembuluh darah yang sempit dapat memicu tekanan darah tinggi, karena jantung harus bekerja ekstra supaya organ-organ tubuh tetap mendapat asupan darah yang cukup. 

Melindungi Sel dari Radikal Bebas

Manfaat lain dari kacang polong yaitu kemampuannya dalam melindungi kerusakan sel akibat stres oksidatif. Dalam sehari-hari, tubuh rentan terpapar radikal bebas dari polusi udara, paparan sinar UV, makanan tak sehat, dan kebiasaan merokok. 

Melindungi Sel dari Radikal Bebas

Melansir WebMD, radikal bebas yang merusak pembuluh darah dapat berisiko memicu penyakit jantung. 

Namun kandungan vitamin C dan antioksidan di dalam kacang ini membantu memperkuat sistem imun tubuh. Dengan begitu tubuh punya perlindungan lebih dalam menghadapi serangan radikal bebas.

Memberikan Efek Perut Kenyang

Kacang polong sebagai sumber protein nabati dan serat akan memberikan efek perut kenyang lebih lama. 

Dalam sebuah penelitian di NBCI, protein meningkatkan produksi hormon tertentu dalam tubuh yang mengurangi nafsu makan. Sedangkan serat menghambat proses pencernaan agar lambung tidak cepat kosong. Perpaduan dari keduanya membuat perut terasa kenyang lebih lama.

Dengan efek tersebut, kacang polong bisa dijadikan alternatif makanan tinggi protein lainnya, misalnya daging merah yang cenderung tinggi kolesterol LDL.

Mengurangi Risiko Peradangan dalam Tubuh

Peradangan dalam tubuh disebabkan oleh zat radikal bebas. Dalam sebuah penelitian, kandungan vitamin C, flavonoid, dan karotenoid dalam vitamin C memiliki kaitan dapat menurunkan risiko penyakit jantung akibat peradangan pada sel.

Dengan terpenuhinya asupan nutrisi tersebut, tubuh lebih terlindung dari serangan radikal bebas. 

Selain itu, artikel dari Halodoc menyebutkan bahwa kandungan asam lemak omega-3 dan omega-6 di dalamnya membantu mencegah pembentukan plak pada pembuluh arteri. Sehingga aliran darah bisa tetap lancar.

Cara Memasak Kacang Polong yang Benar

Kacang polong mengandung antinutrien yang sifatnya dapat mengganggu pencernaan, karena senyawa di dalamnya bisa mengikat zat penting dan mencegahnya diserap tubuh. Namun kamu bisa mengurangi risiko ini dengan mengonsumsinya dengan cara berikut:

  • Isi panci dengan air sampai kacang polong terendam.
  • Lalu rebus dengan api sedang selama 5-10 menit.
  • Kalau kacang sudah empuk dan berwarna hijau terang, angkat dan tiriskan.

Selanjutnya kamu tinggal mengolahnya dengan cara favoritmu, misalnya tumis dengan mentega, taburan nasi goreng, atau camilan ringan.

Nikmati Manfaat Kacang Polong dalam Segelas Minuman

Tetapi memasak kacang polong setiap hari bisa cukup merepotkan, bukan? Apalagi kalau kamu jarang di dapur. Kalau kamu masih mau mendapatkan manfaat kacang polong tanpa memasak lama, Hotto Mame adalah solusinya.

Minuman instan dari perpaduan kacang polong, edamame, dan prebiotik ini bisa langsung diminum dalam sekali seduh. Perpaduan sumber serat tersebut saling bekerja sama menstabilkan kolesterol dalam darah. Untuk mendapat tubuh yang lebih sehat, yuk mulai dari Secangkir Hotto!

Nikmati Manfaat Kacang Polong dalam Segelas Minuman

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah kacang polong menyebabkan gas?

Melansir Verywell Health, kacang seperti kacang polong mengandung oligosakarida, sejenis gula yang tak bisa dicerna tubuh. Sebagai akibatnya tubuh memproduksi gas berlebih. Meski begitu kacang tetap bagus untuk melancarkan pencernaan.

Berapa banyak kacang polong yang boleh dikonsumsi dalam sehari?

Konsumsi kacang polong sewajarnya supaya tidak menyebabkan gas berlebih. Dalam sehari disarankan mengonsumsi 30 gr saja. Bagi menjadi beberapa porsi kecil supaya tubuh lebih mudah mencernanya.

Apakah kacang polong aman untuk bayi?

Dalam Parenting First Cry, disarankan memberi kacang polong pada bayi kalau umurnya sudah 6 bulan. Namun karena kacang berpotensi menyebabkan gas dan nyeri perut, lebih baik konsultasi dulu dengan dokter anak.

Bagaimana cara memilih kacang polong yang segar

Cari polong yang segar, tidak lembek, dan memiliki batang yang kering. Kalau mencari di supermarket, pastikan pilih polong yang disimpan di rak pendingin.

You might also like...