Cerita Perjuangan Influencer, Sabrina Melawan GERD

Cerita Perjuangan Influencer, Sabrina Melawan GERD
Testimoni - Sabrina Hartanti

Testimoni – Sabrina Hartanti

Problem: GERD

Siapa sangka, dibalik postingan workout dan gaya hidupnya yang aktif. Influencer terkenal, Sabrina menyimpan perjuangan yang tak banyak orang tahu. Dunia influencer olahraga dan modeling yang Sabrina jalani memang penuh energi, tapi juga penuh tekanan. Tuntutan untuk tampil maksimal di tengah kesibukan yang ada, justru membuatnya mengabaikan satu hal penting: makan. 

Dunia modeling dan entertainment yang serba cepat, membuat makan terasa seperti gangguan. Sampai akhirnya, rasa malas makan itu membawa Sabrina ke rumah sakit dan terkena GERD. 

Rasa Malas Makan Membawaku ke Rumah Sakit

Sabrina, seorang influencer sekaligus model, awalnya tak pernah menyangka kalau kebiasaan malas makan itu akan menjadi pintu masuk ke masalah besar–GERD. 

“Awal mulanya itu pas lagi photoshoot, aku keringet dingin, ngerasain perut sakit banget. Aku ngga bisa tegak badannya”, ujarnya mengenang rasa sakit saat GERD kambuh. 

Ternyata selama ini pola makan Sabrina berantakan, sehingga tanpa disadari ia sering mengalami asam lambung naik. Karena terlalu lama diabaikan, frekuensi GERD kambuh pun semakin sering.

Sejak kejadian itu, Sabrina jadi langganan rumah sakit. Keluhan yang sama terus terulang hingga dokter akhirnya bilang, “Mau sampai kapan?”. Kalimat ini seperti tamparan, di saat itulah Sabrina merasa harus stop dan mulai perbaiki pola makan selama ini.

Rasa Malas Makan Membawaku ke Rumah Sakit

Mungkin Sabrina sudah hidup sehat secara fisik, tapi untuk urusan makan masih jauh dari kata baik. Bagi Sabrina, tantangannya bukan sekadar makan ‘tepat waktu’, tapi bagaimana caranya bisa ‘menyukai’ kegiatan makan itu sendiri. 

“Cara aku berdamai adalah aku tau itu isi piring aku tuh apa, dan fungsinya buat apa, aku makan tuh harus jelas. Kalau udah tau, enak tuh aku makannya!”, ujarnya sambil tersenyum.

Ternyata makan itu bukan asal kenyang, tapi juga untuk penuhi nutrisi dalam tubuh. Setelah keluar dari rumah sakit, Sabrina mendapatkan pesan tegas dari dokter–Dilarang melewatkan waktu makan dan perbanyak serat. Mulai saat itu, pandangannya terhadap makanan pun berubah. 

Hotto, Solusi Praktis Buat Penuhi Serat Harian

Untuk mencegah keluhan asam lambung naik terulang kembali, Sabrina selalu memastikan asupan nutrisinya tercukupi. Semakin ia mendalami nutrisi yang didapatkan saat makan, semakin ia sadar ternyata tubuh membutuhkan banyak serat.

“Kebutuhan serat kita itu kan sehari 25 gram, cukup banyak kalau misalnya kita makan makanan fisik. Dua pisang aja cuma sekitar 6 gram serat. Jadi harus makan berapa banyak pisang dalam sehari? Padahal aku tuh bukan tipe yang bisa cerna banyak makanan sekaligus”, ujarnya.

Baca Juga: Pentingnya Serat Larut Untuk Penderita GERD

Dari situ, ia mulai mencari cara penuhi serat yang paling cocok untuk tubuhnya–praktis tapi tetap bernutrisi. Saat itulah Sabrina berkenalan dengan Hotto.

“Aku tuh ngeliat banyak influencer di bidang olahraga juga yang menggunakan Hotto. Trus aku coba, ternyata enak. Udah cocok aja gitu.” ucap Sabrina sambil tersenyum.

Sebagai influencer olahraga, Sabrina sangat memperhatikan nutrisi apa saja yang bisa diberikan suatu makanan ke dalam tubuh. Terbuat dari 15 multigrain, ubi ungu, dan oat beta glucan dengan kandungan 6 gram serat yang diformulasikan khusus untuk melindungi lambung. Saat membaca label Hotto, Sabrina semakin yakin untuk rutin minum Hotto. 

Setelah minum Hotto setiap hari, ngga ada lagi bolak-balik ke rumah sakit karena GERD. Obat yang tersedia dalam tas pun sudah tak pernah tersentuh. Hotto bukan hanya memperbaiki kondisi lambung Sabrina, tapi juga pikirannya terhadap makanan. 

Dulu setiap Sabrina mau sarapan, rasanya ribet dan malas banget. Sekarang, ia hanya butuh waktu kurang dari semenit untuk menyeduh Hotto. Sabrina pun tau bahwa satu sachet Hotto ini bisa penuhi kebutuhan serat tubuh dan menjaga lambung tetap nyaman. Ngga ada lagi alasannya untuk tidak sarapan.

Hotto, Solusi Praktis Buat Penuhi Serat Harian

“Setelah sarapan dengan Hotto, aku ngerasa aman sih seharian, ngga ada keleyengan, pusing, lemes, asam lambung pun aman. Minum Hotto itu win-win banget buat aku. Ya, karena itu aku udah bawa Hotto ke mana-mana anyway,” tutup Sabrina dengan nada penuh lega.

Hotto kini selalu ada dalam tas Sabrina, menjadi teman setia di tengah kesibukan. Rasa sakit karena masalah asam lambung memang sempat menghentikan langkah Sabrina, tapi dari situlah ia belajar mencintai tubuhnya. Hotto hadir di tengah perjuangannya, membantu melengkapi nutrisi serat yang ia butuhkan untuk tubuh lebih sehat.

You might also like...