Sering Sakit Kepala Bagian Belakang? Ini Penyebabnya

Sering Sakit Kepala Bagian Belakang

Kamu penasaran nggak sih, kenapa sakit kepala itu menyerang secara langsung dan mendadak  tanpa aba-aba. Sakit yang muncul juga nggak main-main, terkadang sampai di titik benar-benar kewalahan dengan kondisi yang kita alami, terutama sakit pada bagian kepala belakang.

Walaupun penyebab sakit bagian belakang yang dialami setiap orang berbeda, namun banyak orang yang sepakat kalau sakit bagian belakang merupakan titik sakit kepala yang paling menyiksa. Nah, kira-kira apa saja penyebab sakit kepala belakang ini bisa terjadi?.

    Penyebab Sakit Kepala Bagian Belakang

    Dalam istilah medis, sakit kepala bagian belakang disebut Oksipital Neuralgia. Rasa sakit yang menyerang area belakang kepala ini biasanya berdenyut dan menekan, bahkan ada beberapa orang yang merasa seperti ditusuk. Umumnya terjadi di bagian kepala bagian belakang bawah dekat leher. 

    Kepo nggak kenapa bisa sesakit itu? Nah, ada baiknya kamu tau penyebabnya nih.

    AD 4nXdAsAUlhrs3MUrFCZpPpOiCTOyaRTz2hWsht puycQlIlDI2GYfyIYqmY62RpdPpA9zlRIS84zsC031cNFXMi49em3b bdkAML0s V6cIgDC4ejt aFK1RQu2tSI3YMxujbeYtEYmDuyfqGNmYFKOspomVNpDTNQHKWUPrARCIq2rYkIUJC?key=lrI4IONOFEJl7wT4Va dnQ

      1. Ketegangan Otot:

      Ketegangan otot adalah penyebab paling umum dan ringan pada sakit kepala bagian belakang. Sebab dari ketegangan ini terjadi karena berbagai faktor namun yang paling umum adalah stress. Selain itu, kelelahan, postur tubuh yang buruk dan screentime yang lama juga bisa jadi penyebabnya.

      Saat otot-otot ini menegang, biasanya akan menekan saraf dan pembuluh darah di area belakang kepala. Ini penyebab kenapa sakit kepala bagian belakang identik dengan berdenyut. 

        2. Cedera Kepala

        Cedera pada kepala adalah cedera yang butuh perhatian lebih serius. Sebagai pusat kontrol tubuh, butuh beberapa prosedur khusus untuk mendeteksi seberapa parah tingkat gangguannya. Dari observasi ingatan seseorang, hingga tindakan CT Scan. Bukan tanpa sebab, ternyata hal ini adalah cara untuk mengetahui apakah otak mengalami gangguan atau tidak.

        Otak adalah organ yang punya banyak saraf dan jaringan. Saraf pada otak yang mengalami kerusakan akan menyebabkan rasa sakit dan membuat bagian kepala belakang kaku. Bagi sebagian orang cedera kepala bisa terasa ringan atau parah tergantung berapa lama rasa sakit tersebut mengganggu.

          3. Migrain

          Orang-orang yang mengalami migrain pasti memiliki kepekaan terhadap cahaya dan suara. Lingkungan yang terlalu terang dan berisik mimpi buruk buat penderita migrain banget nih. Jadi sulit berkonsentrasi, leher yang kaku dan perubahan suasana hati.

          Belum ada yang bisa membuktikan penyebab pasti migrain. Banyak yang percaya kalau aktivitas yang buruk seperti stress, kurang tidur, dan pola makan yang buruk adalah kemungkinan penyebab utamanya.

            4. Tekanan Darah Tinggi

            Silent killer istilah yang paling bisa untuk mendeskripsikan penyakit ini. Kondisi parahnya bisa membuat kita kehilangan nyawa. Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit yang langsung menyerang kepala terutama bagian belakang. Kepala serasa tertekan dan tertusuk jarum-jarum kecil.

            Hipertensi terjadi saat tekanan darah meningkat dan ritmenya yang nggak stabil. Walaupun penyakit ini bisa disebabkan karena genetik, akan tetapi gaya hidup yang buruk adalah penyebab sebagian besar orang yang mengalami hipertensi. Seperti obesitas, kolesterol LDL, dan kadar gula yang tinggi.

            Cara Mencegah dan Mengatasi Sakit Kepala Bagian Belakang

            Kalau kamu sudah merasakan betapa menderitanya sakit kepala mungkin ini waktunya kamu sadar kalau sakit kepala adalah hal yang serius. Ketika kondisi sakit kepalamu parah, hal yang paling tepat untuk dilakukan adalah pergi ke dokter atau profesional dan mendapatkan perawatan. Akan tetapi, kalau kamu ingin mencegah sakit kepala ini terjadi, kamu bisa melakukan beberapa pencegahan untuk menghindari atau mengatasi sakit kepala dengan cara yang alami.

              Mengelola Stress

              Seperti yang Minto katakan di atas, stress sangat berpengaruh terhadap sakit kepala. Stress adalah hal yang pasti terjadi, tetapi, cara mengelola stress yang baik dan benar adalah hal yang nggak semua orang bisa memahami.

              Hanya kamu yang tahu cara mengelola stress yang paling efektif. Tapi kamu bisa melakukannya dengan sadar dan meluapkan emosi yang ada di dalam pikiranmu dengan cara bercerita, bepergian, olahraga atau sekadar mengekspresikan emosi kamu. Selanjutnya, ketahui akar masalah dan selesaikan penyebab stress itu terjadi.

                Perbaikan Pola Tidur

                Apa yang kamu rasakan saat kamu tidur larut atau bahkan begadang, lalu kamu harus melakukan aktivitas di pagi hari? Mood yang berantakan, cepat lelah, dan sulit berkonsentrasi. Ini terjadi karena otak sebagai pusat kontrol pada manusia mengalami kejenuhan dan kelelahan. Saat menjadi kebiasaan, tentu akan memberikan domino effect ke tubuh kamu. Mulai dari menimbulkan gejala fisik hingga membuat tekanan darah yang meninggi dan detak jantung yang nggak stabil.

                Kebiasaan buruk memang susah untuk dibenahi. Tapi melawan kebiasaan buruk dengan mengawali kebiasaan baik seperti perbaikan pola tidur adalah cara yang efektif. Tidur adalah saat di mana tubuh meningkatkan aktivitas metabolik secara maksimal dan otak melakukan proses regenerasi sel. Memperbaiki pola tidur bisa dimulai dengan membiasakan tidur 6-8 jam sehari. Kurangi aktivitas bermain gadget saat ingin tidur dan biasakan tidur lebih awal.

                AD 4nXdX57lIddgGD8NrcaeO0f9XYG9MqUFIQDBFGoeZXAdvFeCDDyfcHl3wtNKkcslxeETyKUiehY9A9n AupfirNWgj7WzZBedxMWOHvrUSAH52RPVLoaAQwaMsUSFE1zwujfBjF0cfn5 LcOuu3T2rk7QWFb1boSoU9WgBcpfc3Xs1airDUuY?key=lrI4IONOFEJl7wT4Va dnQ

                  Perbanyak Air Putih

                  Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik adalah cara untuk memaksimalkan organ-organ di dalam tubuh bekerja. Tubuh yang terhidrasi dengan baik memiliki banyak manfaat seperti kelancaran dan sistem pencernaan dan peredaran darah yang lancar. Distribusi darah yang normal akan memastikan kalau asupan darah ke seluruh bagian tubuh akan tercapai, terutama pada kepala sehingga mengurangi risiko sakit kepala.

                  Anjuran konsumsi air putih yang baik adalah 2 liter atau 8 gelas sehari. Nggak usah bingung, selalu sedia botol isi air minum di dekat kamu aja ya!

                    Olahraga Teratur

                    Salah satu cara untuk memperbaiki metabolisme dan peredaran darah tubuh adalah meningkatkan aktivitas fisik dengan berolahraga. Selain itu olahraga juga bisa membantu mengurangi stress dan meningkatkan kualitas tidur.

                    Coba untuk mulai secara perlahan dan tingkatkan secara bertahap. Jangan lupa lakukan pemanasan dan pendinginan yah guys karena ini penting. Disclaimer, nggak semua orang bisa terbantu dengan berolahraga. Olahraga adalah cara untuk mengoptimasi peredaran darah terdistribusi dengan baik dan memaksimalkan kinerja seluruh organ tubuh berfungsi dengan baik. Selain itu, olahraga juga bisa membuat kita terhindar dari stress dan memperbaiki pola tidur.

                      Pola Makan Sehat

                      Seperti yang Minto jelasin di atas, bisa jadi salah satu sumber penyebab sakit kepala adalah kolesterol yang tinggi. Tentu dengan mengutamakan pola makan yang bergizi seimbang adalah cara yang paling bisa kita usahakan. Memperbanyak asupan makronutrien seperti lemak sehat, protein dan karbohidrat, terutama karbohidrat kompleks seperti serat.

                      Serat, terutama serat larut air dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Serat larut air dapat menyerap lemak dan garam empedu lalu dikeluarkan melalui feses. Pengikatan ini akan berefek pada peningkatan ekskresi kolesterol pada feses, dan menurunkan jumlah kadar kolesterol yang menuju ke hati. Penurunan jumlah kolesterol di hati akan meningkatkan pengambilan kolesterol yang akan disintesis menjadi asam empedu. Sehingga, kadar kolesterol dalam darah akan jauh berkurang. 

                      Selain itu, makanan sumber serat tinggi juga punya kadar kolesterol baik (HDL) yang cukup tinggi. Kolesterol HDL dapat mengurangi kadar kolesterol LDL dalam darah dengan mengangkut lemak pada darah ke hati. Meningkatkan sumber makanan yang kaya akan kolesterol HDL tentu akan membantu kita untuk mengurangi kadar kolesterol LDL dalam tubuh.

                      AD 4nXfLKbxCECRQ89qIl p r2jbO9VR6 o7q8rGpxhrC3yns54uH ixxGJK6cuJhGiEsjv6528pteVhfKxA1H40hd61OkkDWHH6W paAeTrOLSBXkQ383nOoVdWIPqho0c1C45DaIwT7KT823730H98h0OLfwfPHELrHonHgG5kQNJ1uPaAqwHEog?key=lrI4IONOFEJl7wT4Va dnQ

                      Sumber serat yang baik berasal dari sayuran, biji-bijian dan kacang-kacangan atau buahan. Memenuhi kebutuhan serat 25-30 gram serat per hari memang effort sih. Makanya, kamu bisa meningkatkan kebutuhan serat dengan konsumsi makanan tambahan. Seperti Hotto Purto, minuman multigrain yang terbuat dari 15 macam biji-bijian dan kacang-kacangan yang alami. Hotto Purto dapat kamu konsumsi sebagai solusi utama untuk meningkatkan kolesterol HDL dalam tubuh. Peningkatan kadar HDL, akan membantu kamu mengurangi gejala sakit kepala yang menyiksa. 

                      Jangan tunggu sampai parah, kamu bisa mencegahnya dengan perbaikan pola makan sehat dengan Hotto Purto. Hotto Purto bisa kamu dapatkan di agen terdekat di kota kamu atau marketplace andalanmu. https://linktr.ee/secangkirhotto

                      You might also like...