
Banyak orang mengira kolesterol hanya menyerang mereka yang gemuk dan sudah lanjut usia saja. Padahal, kolesterol bisa menyerang siapa saja–bahkan anak muda sekalipun. Karena pola hidup masyarakat yang buruk, saat ini ada banyak anak muda yang memiliki kolesterol tinggi. Ya, nggak heran… di tahun 2023 aja ada 51,7% masyarakat usia 3 tahun ke atas yang konsumsi makanan berlemak 1-6 kali seminggu. Konsumsi makanan berlemak bisa memicu berbagai risiko kesehatan, termasuk kolesterol. Untuk penderita kolesterol di Indonesia sendiri terus meningkat hingga mencapai 28%.
Masalahnya, kolesterol termasuk dalam kategori ‘silent disease’, yaitu penyakit yang seringkali tidak menunjukkan gejala apapun hingga komplikasi serius. Oleh karena itu, satu-satunya cara pasti untuk mengetahui kadar kolesterol adalah dengan cek darah kamu.
Meski sulit dideteksi, bukan berarti tubuh kita tidak memberikan sinyal sama sekali. Ada beberapa tanda yang bisa jadi alarm awal agar kamu segera melakukan tes kolesterol. Mau tahu apa saja tandanya? Cek selengkapnya di sini.
Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi
Kalau kamu merasakan beberapa tanda di bawah ini, segera cek kadar kolesterol kamu ya. Berikut beberapa diantaranya, antara lain:
- Tubuh Mudah Lelah
Jika kamu sering merasa lelah meskipun tidak sedang melakukan aktivitas berat, bisa jadi ini tanda kolesterol kamu tinggi. Plak lemak yang tertumpuk di pembuluh darah saat kolesterol tinggi akan menghambat aliran darah ke otak. Inilah kenapa penderita kolesterol lebih mudah lelah dan sulit berkonsentrasi.
- Nyeri di Belakang Leher
Pernah nggak bagian belakang leher (tengkuk) kamu nyeri? Pasti umumnya orang lain bilang, “hati-hati kolesterol”. Soalnya salah satu keluhan yang sering terjadi saat kolesterol tinggi adalah nyeri di tengkuk. Hal ini diduga karena penumpukan plak di pembuluh darah leher yang menghambat aliran darah.

- Badan Mudah Pegal-Pegal
Selain nyeri di tengkuk, kolesterol tinggi juga membuat badan mudah pegal-pegal. Biasanya sensasi pegal sering muncul di pundak dekat tengkuk. Hal ini disebabkan oleh penyumbatan aliran darah ke jaringan tubuh, sehingga otot kekurangan oksigen dan nutrisi. Makanya, tubuh terasa mudah pegal-pegal.
- Dada Terasa Nyeri
Penumpukan plak di pembuluh darah membuat jantung harus bekerja lebih keras untuk mengedarkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, jantung terasa kelelahan karena terlalu memaksakan diri, hingga akhirnya dada terasa nyeri. Hati-hati! Jika aliran darah sudah terhambat total, bisa menyebabkan serangan jantung.
- Kaki dan Tangan Kesemutan
Kalau tangan dan kaki sering kesemutan, coba segera cek kadar kolesterol kamu. Pasalnya, kolesterol juga berhubungan dengan adanya masalah pada saraf karena kurangnya pasokan oksigen dan nutrisi yang menyebabkan tangan dan kaki kamu kesemutan.
- Rahang Terasa Sakit
Meskipun tidak semua penderita kolesterol sakit rahang, tapi menurut American Heart Association ada beberapa orang yang mengalami gejala ini. Terutama jika dikaitkan dengan serangan jantung atau penyakit jantung lainnya.
- Memiliki Xanthoma
Xanthoma adalah penumpukan lemak di bawah jaringan kulit yang menimbulkan benjolan atau gumpalan berwarna kuning. Kondisi ini adalah tanda kadar kolesterol tinggi dalam tubuh. Biasanya muncul di daerah bawah mata (xanthelasma) dan di area lutut, siku, maupun bokong.
- Disfungsi Ereksi
Kolesterol tinggi dapat menghambat aliran darah ke seluruh jaringan tubuh, termasuk pembuluh darah yang menuju ke penis. Akibatnya, proses ereksi akan terganggu. Umumnya, diikuti dengan obesitas atau kelebihan berat badan.
- Sesak Napas
Kalau kamu sering merasa lelah, bahkan sampai sesak napas. Bisa jadi ini tanda kolesterol kamu tinggi. Penumpukan lemak di pembuluh darah yang menuju ke paru-paru dapat membuat sesak napas karena suplai oksigen yang kurang.
- Nyeri Sendi
Nyeri sendi bukan cuma tanda asam urat saja, tapi juga gejala kolesterol kamu tinggi. Penumpukan plak di pembuluh darah dapat mengganggu aliran darah ke sendi—yang jika terjadi dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan peradangan kronis.
- Sering Mengantuk
Biasanya ketika tubuh mudah lelah, pasti kamu jadi sering mengantuk. Alasannya sama, karena pasokan oksigen yang kurang akibat terhambatnya aliran darah ke otak. Kekurangan oksigen membuat otak tidak bisa berfungsi secara optimal dan mengantuk.
- Luka Sulit Sembuh
Meskipun tidak sering, ini bisa jadi tanda yang harus kamu waspadai. Terhambatnya aliran darah akibat penumpukan kolesterol dapat mengganggu proses penyembuhan luka. Jaringan tubuh jadi kekurangan oksigen dan nutrisi untuk memperbaiki jaringan yang rusak.
- Kaki Terasa Sakit
Kalau kaki kamu terasa sakit, hingga susah berjalan–bisa jadi itu gejala kolesterol tinggi. Biasanya gejala yang dirasakan mirip dengan nyeri otot, tapi tidak membaik setelah dipijat. Hal ini terjadi karena aliran darah ke bagian bawah tubuh terhambat oleh plak kolesterol.
- Lingkaran Abu-Abu di Mata
Timbulnya lingkaran abu-abu di sekitar kornea mata atau arcus senilis adalah bagian alami dari proses penuaan dan tidak berbahaya. Tapi, lain cerita jika ini terjadi pada anak muda. Ini bisa menjadi tanda kalau tubuh kamu sedang mengalami masalah kesehatan, salah satunya kadar kolesterol yang tinggi.
- Kolesterol Melebihi Batas Normal
Tanda kolesterol kamu tinggi sudah pasti kadar kolesterol melebihi batas normal. Untuk orang dewasa berada di bawah 200 mg/dL. Jika lebih dari itu, artinya kamu memiliki kadar kolesterol tinggi dan harus segera mengubah pola hidup agar tidak berkembang menjadi komplikasi serius.
Tips Menurunkan Kolesterol Secara Alami
Kalau setelah dicek angka kolesterol kamu terbukti tinggi, jangan khawatir. Sebenarnya kolesterol bisa dikontrol dan diturunkan secara alami. Berikut beberapa perubahan gaya hidup sehat yang bisa kamu lakukan:
- Perbaiki Pola Makan
Ubah pola makan kamu dengan mengurangi makanan tinggi lemak, seperti gorengan dengan makanan tinggi serat, seperti sayur, biji-bijian, buah. Makanan tinggi serat ini dapat membantu menyerap kolesterol di usus, sehingga membantu mengurangi jumlah kolesterol yang masuk ke dalam aliran darah kamu.
Baca Juga: Kolesterol Tinggi? Ganti dengan 14 Sumber Protein Nabati Ini
- Aktif Bergerak
Pastikan rutin melakukan olahraga ringan, seperti jogging, bersepeda, atau berenang untuk membantu kadar kolesterol kamu. Dengan aktif bergerak, sirkulasi darah pun meningkat dan bantu membakar lemak, termasuk kolesterol jahat dalam tubuh. Durasinya bisa dimulai dari 30 menit setiap hari.
- Mulai Minum Hotto Purto
Buat kamu yang terbiasa ngemil tapi nggak tau camilan apa yang baik untuk penderita kolesterol, Hotto Purto jawabannya. Minuman multigrain berserat tinggi yang bantu menurunkan kadar kolesterol kamu dan bagus untuk pencernaan. Kandungan oat beta glucan di dalamnya merupakan serat larut yang terbukti dapat mengikat kolesterol di usus dan menghambat penyerapannya ke dalam darah.

Selain itu, serat dalam Hotto juga bikin perut kenyang lebih lama dengan kalori yang rendah, hanya 130 saja. Cocok jadi camilan sehat kamu, pengganti gorengan yang gak sehat.
Kesimpulan
Kolesterol tinggi adalah penyakit yang seringkali tidak disadari. Jangan tunggu sampai muncul komplikasi serius! Bahkan kalau kamu merasa sehat-sehat aja pun tetap harus waspada. Yuk, ubah gaya hidup lebih sehat dari sekarang. Mulai dari perubahan kecil, seperti pilih makanan lebih sehat, aktif bergerak, dan minum Hotto purto sebagai camilan tinggi serat kamu.