Kenapa musim hujan bikin seseorang gampang sakit? Padahal air hujan sendiri gak bikin sakit, lho. Namun memang ada beberapa faktor yang bikin seseorang mudah sakit karena perubahan suhu yang drastis.
Awalnya suhu kemarau cenderung panas, tiba-tiba suhunya berubah dingin saat musim hujan datang. Tubuh akhirnya harus beradaptasi menghadapi kondisi tersebut, dan kalau tubuhmu tidak siap maka akan rentan sakit.
Mengapa itu bisa terjadi? Lalu bagaimana cara menjaga imunitas biar tubuh tetap sehat selama musim hujan? Penjelasannya ada di bawah ini!
Ini Alasan Seseorang Mudah Sakit Saat Musim Hujan
Pernyataan kalau musim hujan bikin cepat sakit memang benar. Tetapi biang keladinya bukan air hujan, melainkan ada beberapa alasan ilmiahnya, yaitu:
Kelembaban Udara yang Tinggi
Selama musim hujan, kelembaban udara cenderung lebih tinggi dibandingkan saat musim kemarau. Kondisi ini berdampak buruk pada kesehatan, khususnya kesehatan pernapasan.
Menurut laporan dari The National Institutes of Health, udara dengan tingkat kelembaban tinggi menciptakan lingkungan ideal bagi jamur dan virus untuk berkembang biak.
Udara yang lembab juga memperlambat proses kematian virus dan bakteri. Maka kalau kamu berada di ruangan dengan banyak orang, terutama bersama orang yang sedang batuk atau flu, kemungkinan besar kamu akan ikut menghirup bakteri atau virus tersebut, membuatmu rentan tertular penyakit.
Kurangnya Paparan Vitamin D dari Matahari
Matahari cenderung jarang menampakkan diri selama musim hujan. Akibatnya tubuh kekurangan vitamin D dari paparan matahari pagi.
Dalam artikel oleh Medical News Today menyebutkan pentingnya vitamin D sebagai vitamin yang berperan menguatkan sel-sel kekebalan tubuh. Apabila tubuh kekurangan vitamin D, maka ini berpotensi melemahkan imunitas tubuh.
Dampaknya kamu jadi mudah sakit karena sistem yang terlalu lemah untuk melawan bakteri penyebab penyakit.
Maka untuk mempertahankan kesehatan, disarankan konsumsi makanan tinggi vitamin D seperti salmon, tuna, hati, kuning telur dan lain sebagainya. Kamu juga bisa mengonsumsi suplemen vitamin D untuk kembali memperkuat imunitas tubuh.
Suhu yang Lebih Dingin
Hujan yang berkepanjangan dan matahari yang hanya muncul sebentar membuat suhu udara lebih dingin dari biasanya. Dalam artikel oleh Northwestern Medicine, suhu udara yang dingin akan meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit.
Hal ini karena udara dingin dapat melemahkan respons imunitas tubuh, membuatnya lebih sulit melawan bakteri dan virus penyebab penyakit. Akibatnya, virus penyebab pilek dan batuk cenderung mudah melewati sistem imunitas tubuh, lalu menyebabkan sakit.
Tips Menjaga Kesehatan biar Gak Gampang Sakit
Sekarang terjawab mengapa seseorang mudah sakit saat musim hujan, bukan? Tetapi jangan sampai itu terjadi padamu, untuk itu terapkan beberapa tips berikut:
Baca Juga: Rahasia Hidup Sehat: Nutrisi, Olahraga, dan Manajemen Stres
Menerapkan 3M Plus
3M Plus adalah upaya untuk mencegah perkembangbiakkan nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah. Pasalnya nyamuk ini berkembang biak di air yang menggenang, contohnya di penampungan air yang tak tertutup, saluran air yang tersumbat, atau genangan air akibat keran yang bocor.
Untuk menghambat perkembangbiakkan nyamuk tersebut, terapkan gerakan 3M Plus. Caranya yaitu:
- Selalu menutup tempat penampungan air
- Menguras penampungan air secara rutin
- Mengubur sampah organik yang mudah diurai (daun-daun kering, kulit buah dan sisa sayuran)
- Mendaur ulang barang bekas layak pakai
- Memasang kasa nyamuk pada jendela hingga lubang ventilasi rumah
- Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk di kolam
Mengenakan Masker
Tips menjaga kesehatan tubuh selama musim hujan adalah dengan mengenakan masker. Ini cukup penting kalau kamu berada di ruangan dingin dengan beberapa orang yang sedang flu.
Menurut U.S. Centers for Disease Control and Prevention, menggunakan masker bisa membantu mengurangi risiko penularan penyakit pernapasan, salah satunya flu.
Masker bisa berperan sebagai filter yang mengurangi jumlah bakteri yang dihirup maupun dihembuskan. Namun untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, disarankan menggunakan masker tipe KN95 atau N95.
Menggunakan Losion Anti Nyamuk
Musim hujan menimbulkan genangan air dimana-mana. Ini membuatnya sebagai waktu ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak lebih banyak daripada saat kemarau.
Untuk menghindari gigitan nyamuk Aedes aegypti penyebab demam berdarah, kamu bisa mengoleskan losion anti nyamuk. Menurut Kementerian Kesehatan, nyamuk ini biasanya aktif pada jam 08.00-10.00 pagi dan 15.00-17.00 sore.
Pada jam-jam tersebut, disarankan untuk menggunakan losion anti nyamuk. Kandungan deet (Diethiltoluamide) di dalam losion membuat nyamuk enggan menggigit orang yang menggunakannya. Dengan begitu kamu bisa beraktivitas dengan nyaman tanpa khawatir digigit nyamuk demam berdarah.
Selalu Pakai Baju Hangat
Sebuah studi di tahun 2015 menyebutkan bahwa suhu dingin melemahkan sel-sel imun tubuh. Hal ini karena pembuluh darah cenderung menyempit akibat panas tubuh yang berkurang. Akibatnya alirah darah tak mampu membawa banyak sel imun untuk area yang membutuhkannya.
Untuk itu penting menjaga suhu tubuh tetap normal selama musim hujan. Caranya dengan mengenakan pakaian hangat. Pakaian hangat berlengan panjang akan berperan sebagai insulasi yang menjaga agar panas tubuh tidak hilang dan justru membantu menghangatkan tubuh saat suhu sedang dingin.
Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C dan D
VItamin C dan vitamin D adalah dua jenis vitamin yang dibutuhkan tubuh untuk memperkuat sistem imun tubuh. Ini penting supaya tubuh tetap sehat menghadapi perubahan suhu yang terjadi selama musim hujan.
Wanita dewasa membutuhkan setidaknya 75 mg vitamin C, sedangkan laki-laki dewasa membutuhkan 90 mg vitamin C. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin C, kamu bisa mengonsumsi makanan seperti jeruk, lemon, pepaya, jambu biji, stroberi, melon, hingga mangga.
Sedangkan dalam Siloam Hospitals, orang dewasa membutuhkan setidaknya 400-800 iu vitamin D. Untuk mendapatkan asupan vitamin D, kamu bisa mengonsumsi kuning telur, oatmeal, salmon, tuna, susu kedelai, tuna, daging merah, dan sarden.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Musim Hujan?
Lantas, apa yang perlu dilakukan saat musim hujan tiba? Mulailah dengan menerapkan tips-tips kesehatan tadi untuk menjaga imunitas agar tubuh tidak mudah sakit. Mengetahui tips-tips tadi bisa menjadi senjata andalan kamu untuk melawan penyakit, khususnya flu dan demam berdarah.
Jika kamu merasa tubuh mulai tidak enak, seperti hidung tersumbat atau demam, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang sesuai. Jangan biarkan hujan mengganggu kesehatanmu! Cek langsung di: linktr.ee/secangkirhotto Sebelum penyakit menyerang!“
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa upaya yang dapat dilakukan sebelum menghadapi musim hujan?
Sebelum musim hujan datang, pastikan saluran air tidak tersumbat agar tidak menjadi genangan air untuk perkembangbiakkan bakteri, kenakan pakaian jangat agar suhu tubuh tetap normal, serta perbanyak konsumsi vitamin D (kuning telur, salmon, tuna, hati) untuk memperkuat sel imun.
Bagaimana cara menikmati hari hujan?
Cara biar hari hujan tidak membosankan sekaligus menjaga kesehatan tubuh yaitu dengan berolahraga kardio (naik-turun tangga, jalan kaki di dalam rumah, senam ringan) selama 30 menit setiap 2 kali seminggu, menonton film favorit untuk mengurangi stres, dan menghabiskan waktu dengan keluarga.
Penyakit musim hujan apa saja?
Penyakit yang biasa muncul yaitu flu atau pilek, demam berdarah, hingga infeksi saluran pernapasan. Penyakit yang berkaitan dengan pernapasan disebabkan akibat udara yang terlalu lembab, ini memungkinkan penyebaran bakteri dan virus lebih mudah. Sedangkan demam berdarah disebabkan karena munculnya genangan air yang mana ideal untuk perkembangbiakkan nyamuk Aedes aegypti.
