Ngidam Coklat Saat Hamil? Ini yang Wajib Kamu Ketahui

Ngidam Coklat Saat Hamil Ini yang Wajib Kamu Ketahui
Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Coklat Manfaat dan Tipsnya

Ibu hamil yang sering ngidam adalah hal normal akibat perubahan hormon dalam tubuh. Salah satunya adalah coklat. Permasalahannya, apakah coklat aman dikonsumsi saat hamil? Di satu sisi, coklat bisa jadi comfort food yang bantu mood dan mengurangi rasa stres. Tapi di sisi lain, muncul kekhawatiran soal kafein dan gula di dalamnya. 

Kabar baiknya, ada berbagai penelitian yang menunjukkan bahwa coklat aman dikonsumsi ibu hamil dalam jumlah wajar. Nah, artikel ini akan membahas secara lengkap tentang coklat untuk ibu hamil, mulai dari kandungan nutrisi, manfaat, hingga tips aman mengonsumsinya. 

Bolehkah Ibu Hamil Konsumsi Coklat?

Boleh, asalkan tidak berlebihan. Sejauh ini belum ada larangan untuk ibu hamil mengonsumsi coklat sepenuhnya. Justru, ada beberapa penelitian yang menemukan manfaat coklat bagi kesehatan. Salah satunya studi oleh Meirna dkk. yang menemukan manfaat coklat bagi kesehatan, terutama mengurangi rasa cemas selama masa kehamilan. 

Kekhawatiran utama biasanya berasal dari kandungan kafein dan gula di dalam coklat. Pada dasarnya, coklat mengandung kafein dan theobromine. Tapi kadarnya jauh lebih rendah dibandingkan kopi. Jadi, selama ibu hamil menjaga asupan kafein di bawah 300 mg per hari (sesuai anjuran WHO), konsumsi coklat masih tergolong aman. 

Sebagai gambaran, sepotong coklat hanya mengandung 5 – 20 gram kafein tergantung jenis dan kadar kakaonya. Batas asupan kafein ini dianjurkan WHO untuk bantu menurunkan risiko komplikasi kehamilan, seperti keguguran dan berat badan lahir rendah pada bayi.

Kandungan Nutrisi dalam Coklat Kandungan Nutrisi dalam Coklat

Coklat, khususnya dark chocolate yang kandungan kakaonya tinggi, memiliki nutrisi lebih banyak. Di dalamnya terdapat berbagai senyawa bioaktif yang sangat penting, seperti:

  1. Polifenol

Polifenol adalah senyawa antioksidan alami yang banyak ditemukan pada tumbuhan, termasuk flavonoid dalam coklat. Kandungan ini berperan penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung kita. Antioksidan bekerja dengan cara menangkal paparan radikal bebas yang dapat memicu peradangan, serta mendatangkan berbagai penyakit. 

Baca Juga: Wajib Tahu! Ini Bedanya Coklat Vegan, Lactose-Free, dan Gluten-Free

Selama kehamilan, tubuh ibu hamil mengalami peningkatan stres oksidatif, yaitu kondisi ketika jumlah radikal bebas lebih banyak dibandingkan kemampuan tubuh untuk menetralkannya. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa meningkatkan komplikasi kehamilan, seperti preeklampsia, pertumbuhan janin terhambat, dan persalinan prematur. Nah, antioksidan dari coklat dapat menyeimbangkan kondisi ini, sehingga mendukung kesehatan ibu hamil sekaligus menjaga lingkungan lebih sehat bagi perkembangan janin. 

  1. Magnesium & Zat Besi

Coklat, terutama coklat hitam kaya akan magnesium yang bermanfaat untuk ibu hamil. Magnesium bantu mencegah kontraksi dini (penyebab kelahiran prematur), mengurangi kram otot, mendukung fungsi saraf, dan bantu perkembangan tulang dan gigi janin. 

Selain itu, coklat juga mengandung zat besi. Meskipun tidak sebanyak sumber hewani, coklat memiliki zat besi yang cukup banyak untuk bantu mencegah anemia pada ibu hamil.

  1. Phenylethylamine (PEA)

Phenylethylamine (PEA) adalah senyawa dalam coklat yang bisa memicu pelepasan hormon bahagia, seperti endorfin, serotonin, dan dopamin. Ketiga hormon ini bisa bikin suasana hati kita jadi lebih nyaman, bahagia, dan tenang. Uniknya lagi, hormon ini juga dilepaskan otak saat kita sedang jatuh cinta! Makanya, nggak heran coklat sering disebut sebagai comfort food, ternyata ada penjelasan ilmiah di dalamnya. 

  1. Serat

Ibu hamil rentan mengalami sembelit akibat perubahan hormon yang memperlambat gerakan usus, serta tekanan dari rahim yang semakin membesar. Kondisi ini juga bisa diperparah oleh kurangnya asupan serat. Nah, coklat mengandung serat alami yang dapat membantu melancarkan pergerakan usus, asal memilih coklat dengan kadar kakao yang cukup tinggi dan tanpa tambahan gula berlebih.

Coklat, khususnya dark chocolate yang kandungan kakaonya tinggi, memiliki nutrisi lebih banyak.

Manfaat Coklat untuk Ibu Hamil

Berikut beberapa manfaat coklat untuk ibu hamil yang perlu kamu ketahui, antara lain:

  1. Menurunkan Risiko Preeklamsia

Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan serius yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, sehingga sangat berbahaya bagi ibu dan janin jika tidak ditangani dengan serius. Jurnal yang dipublikasikan oleh Elizabeth W dkk. menunjukkan bahwa ibu hamil yang mengonsumsi coklat lebih dari 5 porsi per minggu memiliki risiko lebih rendah terkena preeklamsia, dibandingkan ibu hamil yang mengonsumsi 1 porsi per minggu. Terutama jika dikonsumsi saat 3 bulan pertama kehamilan. 

  1. Meningkatkan Peredaran Darah ke Janin

Flavonoid dalam coklat dapat membantu melebarkan pembuluh darah dan memperbaiki sirkulasi darah di plasenta. Dengan aliran darah yang lebih lancar, suplai oksigen dan nutrisi ke janin pun menjadi lebih optimal. Kondisi ini juga berkaitan dengan menurunnya risiko terjadinya preeklamsia, karena sirkulasi darah yang baik bantu menjaga tekanan darah ibu tetap stabil selama kehamilan.

  1. Mengurangi Stres dan Cemas 

Stres saat kehamilan adalah hal yang wajar terjadi akibat adanya perubahan hormon. Nah, kamu bisa mengurangi perasaan stres itu dengan coklat! Penelitian yang dilakukan oleh Meirna dkk, menemukan bahwa 68,75% ibu hamil yang dikasih coklat tidak mengalami stres. Sedangkan, 18,75% dan 12,5%nya mengalami stres ringan. Senyawa flavonoid dan phenylethylamine (PEA) dalam coklat dapat meningkatkan hormon serotonin, yaitu hormon yang membuat kita merasa nyaman dan bahagia. 

  1. Meningkatkan Respons dan Mood Bayi

Selain dapat meningkatkan mood ibu, kandungan phenylethylamine (PEA) yang dikonsumsi ibu hamil juga bisa diserap oleh janin. Selain itu, berkaitan pula dengan respons bayi yang lebih aktif dan mood yang lebih stabil setelah lahir, meskipun begitu perihal ini masih membutuhkan penelitian lanjutan. 

  1. Menurunkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Kandungan flavonoid dalam coklat dapat mengurangi peradangan, meningkatkan kolesterol baik, (HDL), dan menurunkan tekanan darah dalam tubuh. Semua ini penting untuk bantu meningkatkan beban kerja jantung ibu, sekaligus menurunkan risiko penyakit kardiovaskular, seperti sakit gagal jantung, stroke, hipertensi, dan sebagainya. 

Tips Aman Konsumsi Coklat untuk Ibu Hamil

Tips Aman Konsumsi Coklat untuk Ibu Hamil

Supaya manfaat coklat yang didapatkan lebih maksimal, sebelum konsumsi coklat sebaiknya ikuti beberapa tips di bawah ini:

  1. Pilih coklat dengan kandungan kokoa lebih tinggi, seperti dark chocolate
  2. Batasi porsi harian dan perhatikan total asupan kafein dan gula. Sesuai anjuran WHO kafein kurang dari 300 mg dan gula tambahan sekitar 25 – 50 gram per hari
  3. Hindari coklat dengan pengawet dan tinggi gula tambahan
  4. Lebih baik konsumsi di siang atau sore hari. Hindari makan setelah makan malam agar tidak mengganggu kualitas tidur

Butuh alternatif minuman yang enak dan sehat untuk ibu hamil? Hotto Cocoa jawabannya! Minuman multigrain rasa dark chocolate yang tinggi serat dan kaya nutrisi untuk mendukung kebutuhan tubuh kamu. Setiap sachetnya mengandung 8 gram serat setara 2 mangkok salad, serta dilengkapi protein, vitamin, dan mineral. 

Dibuat dari bahan-bahan alami, seperti 15 multigrain dan oat sehingga aman banget diminum sebagai camilan sehat harian! Kandungan gulanya pun rendah, kalorinya juga terjaga hanya 120 kkal per gelas – jadi tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir. 

Kesimpulan

Intinya, ibu hamil boleh mengonsumsi coklat selama dalam jumlah wajar. Bahkan, coklat memiliki berbagai manfaat, mulai dari menurunkan risiko preeklamsia, mengurangi stres, hingga mendukung tumbuh kembang janin. Kunci utamanya bukan menghindari coklat sepenuhnya, melainkan konsumsi dalam porsi yang cukup. Dengan porsi yang tepat, coklat bisa menjadi pola makan sehat selama kehamilan. Jika ragu, kamu bisa konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.

You might also like...