Cerita Perjuangan Influencer Vili Su dan Anaknya Melawan GERD

Cerita Perjuangan Influencer Vili Su dan Anaknya Melawan GERD
Cerita Vili Su dan Anaknya Menjadi GERD Fighter Sejak Kecil

Testimoni – Vili Su

Problem: GERD

Karena hobi makan pedas sejak kecil, influencer Vili Su sudah akrab dengan gejala GERD sejak masih di bangku SD. Yang nggak ia sangka, permasalahan ini juga ikut dialami oleh anak pertamanya. Setelah menjadi ibu, Vili lebih memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh. Bukan cuma untuk dirinya, tapi juga untuk kedua buah hatinya. Di artikel ini, Vili Su akan membagikan perjalanan keluarganya memperbaiki pola makan dan menemukan gaya hidup lebih sehat agar terbebas dari keluhan GERD. 

Menjadi GERD Fighter Sejak Kecil

Halo, aku Vili, a mom of two kids. Dari kecil aku memang suka banget sambal. Kalau gak salah, sekitar umur 9 tahun udah sering ngeluh sakit perut sampai bolak balik rumah sakit. Dan kayaknya perut aku emang tipe sensitif, jadi sering sakit. Tapi ya masih suka bandel, kalau udah sembuh, balik lagi makan sambal. Soalnya aku suka banget sambal, kalau nggak ada sambal rasanya kurang nafsu makan gitu. Paling ya… dikurangin aja kalau lagi sakit. 

Baca Juga: Makanan Pedas Penyebab Utama Terjadinya GERD? Ini Faktanya

Momen Terparah Saat Hamil

Keluhan GERD yang paling parah itu pas hamil anak kedua. Sakitnya benar-benar bikin kapok! Orang hamil kan emang naturally asam lambung naik ya, nah ini aku ditambah ada GERD. Jadi double sakitnya. Bahkan, sempat masuk rumah sakit juga diopname. Soalnya anak pertama aku kan lahirannya normal, pas anak kedua sesar. Ternyata kalau sesar itu, harus puasa dulu sebelum operasi. Akhirnya, GERD kambuh deh. 

Sampai akhirnya, aku harus diopname sehari lebih cepat dari jadwal operasi. Kirain setelah lahiran bakal membaik ya, ternyata engga. Abis lahiran, aku malah sering mual-mual sampai muntah. Banyak teman-teman yang bilang, “Sesar tuh gak sakit sama sekali, tapi buat aku kayaknya enakan normal deh”.

Waktu itu dikasih obat sama dokter, disuruh perut jangan sampai kosong. Setiap 3 jam sekali harus diisi makanan. Bahkan, tengah malem aku suka isi perut sambil nyusuin anak. Soalnya dulu pernah gara-gara perut semalaman kosong, paginya pasti langsung muntah-muntah. 

Anak Juga Punya Masalah Lambung

Yang paling sedih adalah ketika Louis, anak kedua aku, mulai ngeluh hal yang sama. Louis tuh big boy banget, selalu bisa take care of me pas lagi nggak ada papanya. Coba bayangin, anak se-energetic itu harus ngerasain sakit yang sama kayak aku. Dari kelas 1 SD emang dia sering ngeluh sakit perut, tapi masih suka on – off gitu. Sekarang dia umur 9 tahun, sakitnya makin intense sampai akhirnya kita bawa ke rumah sakit buat di endoskopi. Ternyata dokter bilang, Louis punya bad gastric. Kayak asam lambung yang parah gitu. 

Nggak boleh makan sembarangan, perut nggak boleh kosong. Sejak itu aku jadi jauh lebih hati-hati soal makanan keluarga. Misalnya kita mau makan ke restoran, selalu nanya “ingredientsnya apa mas? Ada lada di dalamnya nggak?” Soalnya perut dia sensitif banget. 

Masalahnya, setiap pagi dia tuh suka nggak nafsu makan. Makanya, kadang aku kasih breakfast yang gampang ketelan sama dia. Misalnya telur atau nggak ya Hotto! Sejauh ini setelah rutin minum, dia lebih jarang ngeluh sakit ya. Pokoknya selama breakfast dia oke, throughout the day kondisi dia fine. 

Awal Mula Kenal Hotto

Aku pertama kali tau Hotto karena sempat dikirimin Guntur (CEO Hotto). Awalnya suami yang coba karena dia lagi mau weight loss. Eh, pas aku cobain ternyata enak banget ya. Teskturnya lembut, rasanya nggak terlalu manis, dan nyaman di perut. Dari situ aku mulai sarapan Hotto, dan cocok. 

Kalau buat olahraga, aku minumnya varian Hotto Mame. Untuk rasa aku lebih suka yang varian ini karena lebih less sweet dan ada hint nutty gitu. Kandungan proteinnya juga lebih banyak, jadi cocok buat aku yang suka ngegym dan pilates. Di perut aku tuh lebih nyaman aja dibawa buat olahraga, bisa ngasih energi juga. 

Minum Hotto, GERD Aku Jarang Kambuh

Minum Hotto, GERD Aku Jarang Kambuh

Setelah rutin minum Hotto, yang aku rasain GERDnya jadi lebih jarang kambuh. Bahkan sekarang aku bisa minum matcha tiap hari tanpa drama perut. Apalagi aku juga minum Hotto buat sarapan kan. Jadi throughout the day, perut aku lebih nyaman. 

Hidup juga terasa lebih gampang aja. Nggak sempat makan? Tinggal minum Hotto. Anak nggak nafsu makan? Minum Hotto. Perut nggak enak? Minum Hotto. Aku sampai rekomendasiin ke mama papa dan teman-teman aku juga. Kadang mereka juga ada maag kan atau pada nggak sempat sarapan. Daripada pusing, mending Hotto aja.

You might also like...