
Nggak harus punya pasangan untuk bisa merasakan hangatnya pelukan. Minum coklat aja! Rasa nyaman yang kita dapatkan saat dipeluk itu asalnya dari hormon bernama oksitosin. Menariknya, hormon oksitosin atau sering dikenal hormon bahagia ini, nggak cuma muncul saat ada kontak fisik aja. Tapi juga saat kita makan coklat! Inilah alasan kenapa banyak orang kalau lagi capek atau bad mood, pasti refleks nyari coklat. Nggak percaya? Yuk, kita bahas selengkapnya di artikel ini.
Kenapa Coklat Terasa Seperti Pelukan?
Sensasi bahagia yang dirasakan saat konsumsi coklat bukannya tanpa alasan. Perasaan nyaman itu terjadi karena ada alasan ilmiahnya, antara lain:
- Coklat Melepaskan Hormon Oksitosin
Saat kita dipeluk, tubuh mengeluarkan hormon oksitosin yang menciptakan rasa nyaman. Meskipun coklat tidak secara langsung menggantikan sentuhan fisik, coklat bisa memicu produksi hormon bahagia, seperti dopamin, endorfin, serotonin, dan oksitosin. Merekalah yang menciptakan perasaan nyaman seperti saat kita menerima pelukan.
- Aroma Coklat Menenangkan
Aroma coklat juga nggak kalah penting. Terdapat senyawa aromatik dalam coklat yang membuat tubuh kita merasa nyaman, seperti feniletilamin, butanedion, heksanal, dan benzaldehida. Senyawa inilah yang membuat coklat memiliki aroma nutty dan buttery.
Saat mencium aromanya, indra penciuman kita akan berkomunikasi langsung ke sistem limbik, yaitu bagian otak yang mengatur emosi dan memori. Karena coklat sering dikonsumsi saat momen-momen bahagia, saat mencium aromanya saja sudah bisa menghadirkan perasaan emosional yang nyaman.
Dengan kata lain, sensasi “seperti dipeluk” bukan muncul secara tiba-tiba, melainkan hasil dari otak memproses berbagai senyawa tadi.
Baca Juga: Coklat Ternyata Mengandung Serat: Manisnya Nikmat, Manfaatnya Nyata untuk Tubuh
Kandungan Nutrisi dalam Coklat
Selain senyawa yang udah disebutkan di atas, coklat juga memiliki banyak nutrisi untuk kesehatan kita. Berikut beberapa diantaranya:
- Polifenol
Coklat dikenal kaya akan polifenol, yaitu antioksidan yang memiliki peran penting bagi kesehatan tubuh, termasuk jantung, otak, dan kulit. Polifenol bantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas dan menjaga kesehatan pembuluh darah kita. Nah, kalau aliran darahnya lancar, otak pun akan mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup, sehingga dapat menjaga fungsi kognitif dan mendukung proses metabolisme berjalan lebih optimal.
- Theobromine
Bisa membantu kita lebih fokus seperti kafein, tetapi bedanya senyawa ini nggak bikin deg-degan. Karena efeknya lebih stabil, theobromine bisa membuat coklat terasa menenangkan sekaligus bantu menjaga energi dan fokus kita. Inilah salah satu alasan, kenapa coklat sering dikaitkan dengan rasa nyaman, bukan kegelisahan.
- Phenylethylamine (PEA)
Nah, kalau phenylethylamine (PEA) adalah senyawa yang secara alami diproduksi tubuh saat kita merasa senang atau jatuh cinta. Meskipun kandungannya dalam coklat tidak terlalu tinggi, senyawa ini tetap berperan dalam merangsang pelepasan dopamin, yaitu hormon bahagia kita.

Manfaat Coklat
Bukan cuma bisa bikin kita nyaman saja, coklat juga bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan kita, antara lain:
- Menjaga Kesehatan Jantung
Biasanya sakit jantung disebabkan oleh penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah. Nah, kandungan polifenol dalam coklat bisa membuat alirah darah kita lebih lancar. Efeknya, tekanan darah jadi lebih stabil dan risiko terkena penyakit jantung pun menurun.
- Menjaga Kesehatan Kulit
Siapa pun dapat mengalami penuaan dini. Salah satu cara mencegahnya, kamu bisa makan coklat! Coklat mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas, yaitu molekul yang merusak sel-sel kulit kita. Dengan berkurangnya kerusakan sel, kesehatan kulit pun lebih terjaga dan tanda-tanda penuaan dini dapat dihindarkan.
- Memperbaiki Suasana Hati
Sama seperti alasan kenapa coklat bisa terasa seperti pelukan. Senyawa polifenol dalam coklat bisa melepaskan hormon-hormon bahagia kita, seperti dopamin, endorfin, serotonin, dan oksitosin. Merekalah yang berperan penting mengatur suasana hati, rasa tenang, dan perasaan nyaman kita. Kalau hormon ini meningkat, emosi kita cenderung lebih stabil.
- Menjaga Kesehatan Pencernaan
Tahukah kamu? Ternyata coklat mengandung serat yang bisa jadi makanan bagi bakteri baik kita di usus. Bahkan, ada studi dari Korea Selatan yang menunjukkan bahwa coklat hitam dapat menjaga keberagaman mikrobiom usus kita. Selama keseimbangan mikrobiom usus terjaga, pencernaan kita pun akan lebih sehat.
Tapi Ingat, Pilihlah Coklat yang Tepat
Sayangnya, tidak semua coklat memberikan manfaat yang sama. Banyak produk coklat di pasaran yang mengandung lebih banyak gula dibandingkan kakaonya. Bukannya bikin tubuh lebih sehat, justru menyebabkan lonjakan gula darah dan bikin energi kita nggak stabil. Untuk mendapatkan manfaat maksimal, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan, yaitu:
- Pilih coklat dengan kandungan kakao lebih tinggi, seperti dark chocolate (coklat hitam)
- Perhatikan jumlah gula yang terkandung didalamnya
- Hindari coklat dengan tambahan krimer maupun pengawet
- Konsumsi dalam porsi wajar, diimbangi dengan pola makan sehat
Daripada bingung memilih, kamu bisa minum Hotto Cocoa aja! Minuman multigrain rasa dark chocolate yang tinggi serat dan baik untuk tubuh kamu. Perpaduan dark chocolate dengan 15 multigrain menghasilkan rasa coklat yang bold dan nutty. Setiap sachetnya mengandung 8 gram serat, protein, vitamin dan mineral. Cocok banget jadi camilan sehat kamu!

Kesimpulan
Jadi buat kamu yang ingin merasakan hangatnya pelukan, coba makan coklat aja! Hal ini dapat dijelaskan melalui kombinasi kandungan nutrisi kakao, aroma coklat, dan respons hormon terhadap itu semua. Meskipun tidak dapat menggantikan interaksi manusia, coklat dapat menjadi sumber kebahagiaan yang bantu suasana hati kamu lebih baik.
FAQ
Apakah coklat benar-benar dapat memengaruhi hormon kebahagiaan?
Ya, coklat memiliki senyawa polifenol yang memicu pelepasan neurotransmiter seperti dopamin dan endorfin yang berperan dalam meningkatkan suasana hati kita.
Apakah semua jenis coklat memiliki efek yang sama?
Sayangnya tidak. Manfaat coklat akan lebih terasa pada coklat dengan kandungan kakao yang lebih tinggi dan rendah gula.
Apa bedanya coklat hitam, coklat putih, dan coklat susu?
Perbedaannya ada pada komposisi di dalamnya. Coklat hitam memiliki kandungan kakao lebih tinggi, sedangkan coklat susu dikombinasikan dengan susu. Kalau coklat putih, tidak mengandung kakao, hanya lemak kakaonya saja.
