Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Puasa

Cara Mengatasi Asam Lambung Naik Saat Puasa

Buat yang punya asam lambung, stres nggak sih sebentar lagi bulan puasa? Bukan cuma penderita GERD aja yang was-was, bahkan yang nggak punya riwayat asam lambung, bisa-bisa terkena GERD di ramadan ini. *suer, ngga nyumpahin – ketok meja*

*Penelitian dari Gastroenterology Clinic di Abu Dhabi menyatakan selama bulan puasa pasien dengan keluhan asam lambung meningkat secara signifikan*

Pengaruh Makanan Terhadap Asam Lambung

Bukan rahasia umum lagi, kalau perut kosong dalam waktu berjam-jam (apalagi pas puasa) dapat men-trigger asam lambung lebih banyak dihasilkan oleh tubuh, inilah masalah utama buat pejuang GERD kayak kita.

Jadi harus gimana sih ngadepinnya? Apakah pejuang GERD itu emang udah selayaknya ngga bisa puasa? Apakah kita sebagai pejuang GERD udah harus nerima aja kalo kita ngga bisa ikutan puasa?

Kabari baiknya, kita bisa loh ikut puasa! Pilihan makanan yang kita konsumsi saat sahur dan berbuka, ternyata dapat mempengaruhi kadar asam lambung yang akan dihasilkan oleh tubuh. Ada studi dari Acta Medica Indonesiana yang bilang, keluhan penderita GERD bisa berkurang karena pola makan yang baik dan gaya hidup sehat. 

Fungsi makanan itu untuk melapisi perut kosong selama puasa. Jadi, salah-salah pilih menu sahur dan berbuka, malah bisa jadi boomerang!

Pengaruh Makanan Terhadap Asam Lambung

Kalian tahu ngga? Cairan asam lambung itu sebenarnya diproduksi untuk bantu mencerna makanan yang kita masukkan ke dalam tubuh. Tapi, ada kalanya makanan yang kita makan itu buat produksi cairan asam lambung lebih tinggi. Akibatnya, asam lambung naik sampai ke kerongkongan dan kondisi inilah yang menyebabkan GERD!

Contoh makanan dan minuman yang bisa bikin asam lambung naik

Contoh makanan dan minuman yang bisa bikin asam lambung naik itu, seperti makanan pedas, bersantan, soda, kopi atau minuman kafein lainnya.

Baca Juga: Heartburn: Mengenal, Mencegah, dan Mengatasinya

Kalo kalian coba inget-inget lagi, abis konsumsi makanan dan minuman di atas, biasanya mulut terasa asam, lama kelamaan perut terasa mual, sampai akhirnya timbul sensasi terbakar di dada (heartburn).

Kalau gitu, makanan apa yang bagus untuk jadi menu sahur dan berbuka?

Minto kemarin ngobrol sama Dr. dr. Nanny Djaya, Sp. GK, kalau kita konsumsi makanan berserat tinggi secara teratur, gejala GERD itu perlahan akan hilang. Karena serat larut dapat menjadi sponge yang menyerap cairan asam lambung berlebih. Serat larut ada di sayuran dan buah-buahan, tapi nggak semua buah dan sayur! Buah nangka, durian, daun singkong, dan kol ternyata bisa picu asam lambung naik.

Baca Juga: Pentingnya Serat Larut Untuk Penderita GERD

Amannya, pilih wortel, pisang, pir, oat, atau ubi-ubian sebagai menu sahur dan berbuka. Selama pilihan makanan tepat, bye-bye asam lambung naik.

Permasalahannya, bukan rahasia umum lagi, orang Indonesia jarang banget konsumsi serat. Mentok-mentok dua potong timun di nasi goreng. Nggak heran deh, kalau penderita GERD di Indonesia makin bertambah! Padahal, bulan puasa ini momen yang tepat untuk reset kondisi lambung kamu. Bisa mulai hidup lebih sehat untuk mengurangi risiko gejala GERD.

Makanan Bagi Penderita Asam Lambung

Perbanyak MakanKurangi
PisangMakanan Pedas
Buah PirMinuman Soda
OatmealGoreng-gorengan
Ubi-ubianKopi (Minuman Kafein)
JaheDaun Singkong
MentimunBuah Nangka

Bingung Cari Makanan Sehat Pas Sahur dan Berbuka?

Ngga niat promosi, tapi kalau Minto sih selalu minum Hotto pas sahur dan berbuka. Daripada ribet-ribet nyari sayur, oat, rebus ubi, mending seduh Hotto aja. Dalam satu sachet udah mengandung 15 jenis multigrain berserat tinggi, ubi ungu kaya akan antioksidan, dan oat beta glucan yang bisa bikin kenyang lebih lama. *bisa puasa sambil diet deh!*

Bingung Cari Makanan Sehat Pas Sahur dan Berbuka

Cobain dulu aja, bulan puasa kurang dari sebulan lagi loh! Klik link ini untuk stok Hotto selama bulan puasa.

Semua Bisa Terkena Asam Lambung

Jangan kira cuma penderita GERD aja yang harus was-was selama bulan puasa, buat kamu yang ngga punya GERD juga bisa kena asam lambung! 

Apalagi kalo sahurnya pake mie instan + cabe rawit, trus minumnya kopi biar kerja nggak ngantuk. Pas masuk imsak, ditutup dengan sebatang rokok. Alhasil, belum adzan maghrib, perut udah meronta-ronta karena asam lambung naik. *kalau nggak kuat sih, dari siang udah batal*

Jadi amit-amit, bukan mau nyumpahin, tapi ada baiknya buat kita yang puasa selalu berhati-hati dengan apa yang kita masukan ke dalam tubuh.

Semua Bisa Terkena Asam Lambung

Studi dari Acta Medica Indonesiana juga menjelaskan, lebih baik kalau abis makan jangan langsung tidur karena bisa meningkatkan produksi asam lambung. 

Apalagi, buat kamu yang setelah buka puasa langsung merokok, mending stop dulu. Karena menurut dokter penyakit dalam RSCM, salah satu hal yang diduga dapat menurunkan keluhan GERD itu mengurangi kebiasaan merokok.

Seperti yang kita tau, puasa berarti menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa, salah satunya merokok. Jadi, kalau kamu punya GERD dan suka merokok, coba kurangi-kurangi dulu deh selama bulan puasa.

You might also like...