
Testimoni – Bita
Problem: Hidup Sehat
Sebagai anak rantau yang bekerja sebagai educator di salah satu kementerian Republik Indonesia, keseharian Bita cenderung sederhana. Kerja, pulang, lalu kerja lagi. Justru setelah hampir setahun tinggal di Jakarta, Bita mulai sadar kalau tubuhnya butuh perhatian lebih. Bukan karena sedang sakit, tapi karena ingin mencegah. Pengalaman melihat orang terdekat berjuang dengan penyakit serius bikin dia berpikir ulang soal pola hidup yang selama ini dijalani. Dari situ, Bita mulai mencari kebiasaan yang nggak ribet dan mudah dijalani secara konsisten. Sesekali lari saat car free day, ikut poundfit, dan mulai lebih selektif dalam memilih asupan sehari-hari.
Mulai Hidup Sehat Sejak Pindah ke Jakarta
Halo, namaku Bita. Aku kerja sebagai educator di kementerian Republik Indonesia. Aktivitas aku sebenarnya bukan yang aktif banget. Paling ya pergi kerja, pulang, udah sih. Baru setahunan belakang ini aku mulai sering olahraga. Biasanya aku lari santai pas car free day dari Senayan ke Bundaran HI, terus pulang. Kadang aku juga nyobain poundfit bareng teman-teman. Yang penting bergerak biar bisa hidup lebih sehat.
Alasan Mulai Minum Hotto
Aku inget mulai minum Hotto itu dari September 2023. Alasan awalnya bukan karena pengen diet atau apa, tapi lebih kesadaran pribadi aja. Soalnya di keluarga aku ada yang punya penyakit serius dan hal itu bikin aku mikir. Aku nggak mau nunggu sakit dulu baru berubah. Makanya, aku pengen ubah pola hidup biar lebih baik lagi, soalnya kan lebih baik mencegah daripada mengobati. Nah salah satunya lewat apa yang aku konsumsi sehari-hari, kayak Hotto ini.
Baca Juga: Rahasia Hidup Sehat: Nutrisi, Olahraga, dan Manajemen Stres
Sejujurnya alasan paling simpel kenapa aku cocok sama Hotto ya karena rasanya enak dan ngenyangin. Praktis lagi dibawa ke mana-mana gampang. Jadinya aku selalu minum Hotto pas sarapan deh. Kalau malam-malam laper, aku nggak makan berat soalnya kayak berdosa gitu. Biasanya aku minum Hotto aja, biar nggak asal ngemil.
Minum Hotto Buat Olahraga
Aku juga pernah minum Hotto varian Mame sebelum dan sesudah olahraga. Waktu itu aku ikut pound fit dan bedanya kerasa banget! Dulu, habis olahraga rasanya berat dan capek banget. Tapi setelah minum Mame, rasanya badan lebih berenergi. Pas kelar olahraga pun badan rasanya enteng, nggak yang drop atau keleyengan gitu.
Biasanya, varian Mame aku minum pas lagi olahraga. Sementara Purto yang varian ungu lebih sering aku minum buat sarapan, karena rasanya lebih manis.. Kalau ditanya lebih suka yang mana, jawabannya balik lagi ke kebutuhan. Tinggal disesuaikan aja sama aktivitas hari itu.

Minum Hotto, Turun 4 Kilo
Yang bikin aku kaget, dalam waktu sebulan, berat badanku turun sekitar 4 kilo. Selain itu, jerawat aku juga berkurang. Padahal aku nggak pakai skincare yang aneh-aneh. Paling yang basic aja, bersihin wajah, pakai pelembab, dan sunscreen. Bahkan aku sempat ngurangin step skincare dari 5 (lima) jadi 3 (tiga). Tapi nggak tau juga kenapa, setelah minum Hotto, jerawatnya kelihatan jauh berkurang walaupun masih ada sedikit.
Harapan Aku Ke Depannya
Ke depannya, aku cuma pengen bisa hidup sehat lebih konsisten. Semoga dengan rutin minum Hotto, berat badan aku juga makin terkontrol, masalah yang ada di tubuh juga berkurang. Semoga aku juga bisa menularkan hidup sehat ini ke orang-orang sekitar. Soalnya ibuku dan kakakku udah aku supply Hotto terus tiap bulan. Ibuku bahkan minum Hotto di kantornya dan ternyata teman-temannya juga ikut suka sama Hotto. Aku senang banget sih.

