
Kabar baik buat kamu, pecinta coklat! Sekarang coklat bukan hanya camilan enak aja, tapi juga termasuk sebagai “makanan penuh nutrisi” dengan segudang manfaat kesehatan. Hal ini juga dijelaskan oleh Dr. Karan Rajan yang bilang kalau coklat dengan kadar kakao yang tinggi bisa berperan sebagai suplemen alami buat tubuh kita. Salah satu yang masih belum banyak dibahas adalah manfaat coklat terhadap pencernaan kita.
Pencernaan atau gut health itu sangat penting! Bahkan disebut sebagai otak kedua karena bisa berkomunikasi langsung dengan otak, yang dikenal sebagai gut brain axis. Kalau pencernaan kita lagi nggak sehat, imunitas tubuh kita pun akan menurun. Nah, kok bisa coklat bagus buat pencernaan? Bukannya coklat cuma camilan biasa? Untuk selengkapnya, yuk kita simak artikel di bawah ini.
Kandungan Nutrisi dalam Coklat
Sebelum membahas manfaat coklat terhadap kesehatan pencernaan, kita harus tau dulu nutrisi apa saja yang terkandung dalam coklat. Berikut beberapa diantaranya:
- Karbohidrat, lemak, dan protein: Sama seperti makanan pada umumnya, coklat juga mengandung makronutrien yang berperan sebagai sumber energi kamu.
- Serat: Coklat, terutama dark chocolate mengandung serat yang cukup tinggi untuk menjaga kesehatan pencernaan.
- Vitamin dan mineral: Coklat juga kaya akan vitamin dan mineral. Terutama zat besi dan magnesium yang bagus untuk mendukung imunitas tubuh kamu.
- Theobromine: Kalau kopi punya kafein, coklat punya theobromine yang bisa jadi energy booster kamu tanpa harus ngerasa deg-degan.
- Flavonoid: Coklat punya antioksidan yang disebut flavonoid. Manfaatnya ada banyak banget, mulai dari jaga kesehatan jantung, pencernaan, imunitas tubuh, sampai meningkatkan fungsi kognitif kamu.
Friendly note! Coklat bisa kehilangan nutrisi alaminya jika sudah dikombinasikan dengan minyak, gula tinggi, dan susu dalam jumlah besar.
Coklat Sebagai Booster Bakteri Baik
Penelitian dari University of Reading in the United Kingdom, menemukan kadar bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium di dalam pencernaan partisipan yang minum coklat selama 4 minggu. Bakteri ini adalah bakteri baik yang mendukung kesehatan pencernaan kita. Menariknya lagi, bakteri jahat yang biasanya ditemukan dalam usus yang mengalami peradangan pun berkurang. Artinya, coklat bisa bantu untuk menjaga pencernaan kita tetap sehat.
Baca Juga: Benarkah Coklat Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Penjelasannya
Well, that’s expected. Karena pada dasarnya, coklat punya banyak nutrisi yang bagus buat kesehatan kita. Salah satunya adalah serat, yang menjadi makanan bagi bakteri baik di usus dan menjaga keseimbangan mikrobioma dalam pencernaan kita. Kalau masih bingung, alurnya begini… Mikrobioma seimbang – pencernaan lancar – imunitas terjaga – mood lebih stabil. Hal ini tentu bagus untuk kesehatan jangka panjang.

Manfaat Coklat Terhadap Kesehatan
Hebatnya lagi, coklat punya efek domino. Manfaatnya nggak cuma terasa untuk kesehatan pencernaan saja, tapi juga menyeluruh sampai imunitas dan mood kita. Berikut penjelasan lengkapnya:
- Memperkuat Imunitas Tubuh
Antioksidan dalam coklat, seperti flavonoid akan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas dan melawan terjadinya peradangan. Kandungan ini membantu memperkuat imunitas tubuh kita sehingga siap untuk melawan penyakit.
- Mencegah Terjadinya Inflamasi
Selain itu, flavonoid dalam coklat juga memiliki sifat anti-inflamasi yang bantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Kombinasi antioksidan dan sifat anti-inflamasinya bantu mengurangi stres oksidatif yang merupakan faktor risiko terkena banyak penyakit.
- Menjaga Suasana Hati
Siapa di sini yang kalau bad mood suka nyari coklat? Hal ini bukannya tanpa alasan. Ternyata coklat punya flavonoid yang dapat meningkatkan produksi hormon kebahagiaan, yaitu serotonin. Selain itu kandungan theobromine di dalamnya juga bisa menenangkan sistem saraf kita.
- Melancarkan BAB
Coklat hitam dapat membantu melancarkan BAB karena kandungan kafein dan serat di dalamnya dapat merangsang kontraksi otot-otot di sistem pencernaan. Asalkan pilih yang bebas gula dan susu, karena bahan tersebut dapat memperlambat sistem pencernaan kamu.
- Mengurangi Risiko Penyakit
Kandungan antioksidan, seperti flavonoid dalam coklat bantu meningkatkan elastisitas pembuluh darah, menurunkan tekanan darah, dan meningkatkan sirkulasi darah yang semuanya berkontribusi untuk menurunkan risiko penyakit jantung. Coklat juga bantu mengendalikan kadar gula darah dan mengurangi peradangan untuk mengurangi risiko terkena diabetes dan penyakit lainnya.
Cara Memilih Coklat Terbaik Untuk Kesehatan Usus
Sekarang pertanyaannya, gimana cara memilih produk coklat terbaik? Coklat di pasaran sih banyak, tapi apakah semuanya baik untuk pencernaan kita? Buat tau jawabannya, yuk kita bahas di sini:
- Tanpa Pengawet dan Rendah Gula
Hindari coklat yang menggunakan bahan-bahan pengawet dan tinggi gula. Kamu bisa cek label komposisi di kemasan sebelum membeli. Terutama gula, hati-hati banyak produk yang bilangnya ‘coklat’ tapi sebenarnya isinya kebanyakan gula saja.
- Pilih Dark Chocolate
Pilihlah coklat dengan kadar cocoa yang tinggi, seperti dark chocolate. Hindari coklat susu yang biasanya mengandung lebih banyak gula dan lebih sedikit antioksidan dibandingkan dark chocolate.
- Kombinasi Coklat dan Prebiotik
Beberapa produk mengombinasikan kakao dengan prebiotik, seperti inulin. Beberapa penelitian menemukan kalau menambahkan inulin ke coklat bisa menyeimbangkan bakteri baik dan menjaga kesehatan usus secara keseluruhan. Kamu bisa memilih produk coklat dengan prebiotik untuk mendapatkan manfaat lebih.
Nikmati Coklat Sehat dengan Hotto Cocoa!
Kalau mau pratis, kamu minum Hotto Cocoa aja! Minuman multigrain rasa dark chocolate yang dipadukan dengan 15 multigrain dan oat beta glucan. Kombinasi rasa coklat dengan nutty dari biji-bijian dan kacang-kacangan, menghasilkan rasa creamy yang enak. Bukan cuma itu, nutrisinya pun terjaga! Satu sachetnya mengandung 8 gram serat, protein, vitamin, mineral, dan prebiotik (inulin) yang terbukti bagus untuk kesehatan pencernaan kamu. Biar kamu bisa minum coklat tanpa ngerasa guilty.

Kesimpulan
Bukan rasanya saja yang enak, coklat juga mengandung serat dan antioksidan yang punya banyak manfaat untuk kesehatan pencernaan kita. Mulai dari meningkatkan bakteri baik di usus, menurunkan inflamasi, sampai menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan. Kuncinya, pilihlah coklat berkualitas agar nutrisi di dalamnya tetap terjaga.
FAQ
Apakah coklat cocok untuk penderita asam lambung?
Beberapa orang sensitif terhadap kakao. Mungkin bisa dicoba sedikit dahulu. Begitu pula dengan Hotto Cocoa, meskipun mengandung serat yang baik untuk melapisi lambung. Tapi ada baiknya dicoba dahulu karena setiap orang memiliki sensitivitas yang berbeda.
Lebih baik coklat batang atau minuman coklat?
Keduanya bagus, asalkan rendah gula dan tinggi kakao. Lebih baik lagi kalau ada tambahan serat dan prebiotiknya.
Boleh untuk diet?
Boleh, asalkan coklat yang dipilih bukan coklat susu yang tinggi gula ya. Pilihlah dark chocolate yang rendah gula dan tinggi antioksidan.

