Kedelai hitam semakin mencuri perhatian sebagai salah satu sumber nutrisi yang luar biasa. Warna hitam khasnya menandakan adanya antosianin, senyawa antioksidan yang memberikan banyak manfaat bagi tubuh.
Selain itu, kacang ini mengandung protein nabati, serat, magnesium, dan asam amino. Bagi yang ingin tau lebih lanjut tentang manfaat dan cara-cara kreatif untuk mengolahnya dalam menu harian, mari simak artikel berikut!
Apa itu Kedelai Hitam?
Kedelai hitam adalah sejenis polong dengan biji berwarna hitam. Kedelai ini memiliki rasa sedikit manis dan tekstur yang padat tetapi lembut. Perhatikan bahwa kedelai hitam tidak baik dikonsumsi mentah-mentah karena kandungan antinutrien di dalamnya.
Kandungan antinutrien tersebut bisa menghambat tubuh dalam menyerap zat-zat penting. Oleh karena itu, kedelai perlu dimasak sampai matang sempurna supaya manfaatnya bisa diserap oleh tubuh.
Beberapa contoh olahan dari kedelai hitam meliputi isian sup, pengental saus, hummus, vegan patties, salad, dan wraps. Kamu bisa menemukan kedelai ini dalam bentuk kering, kaleng, atau segar.
Nutrisi Kedelai Hitam
Kedelai ini kaya akan protein, serat, dan mineral yang bagus untuk kesehatan tubuh. Melansir HelloSehat.com, setiap 100 gram kedelai hitam mengandung nutrisi berikut:
| Nutrisi | Jumlah (per 100 gram) |
| Karbohidrat | 6.1 gr |
| Kalori | 92 kkal |
| Protein | 8.4 gr |
| Lemak | 4.6 gr |
| Serat | 5.4 gr |
| Gula | 0.7 gr |
| Zat besi | 2 mg |
| Kalsium | 62 mg |
| Magnesium | 46 mg |
| Kalium | 238 mg |
| Fosfor | 115 mg |
| Zinc | 1.7 mg |
| Natrium | 23 mg |
Manfaat Kedelai Hitam
Selain dikenal sebagai makanan yang lezat, kedelai hitam mengandung beberapa nutrisi penting untuk memaksimalkan kesehatan tubuh. Mari simak beberapa manfaatnya, yaitu:
Perlindungan Alami Sel-sel Tubuh
Antosianin atau antioksidan di dalam kedelai berperan untuk memberikan perlindungan alami terhadap radikal bebas yang masuk ke tubuh. Radikal bebas berasal dari lingkungan, makanan, dan kebiasaan tidak baik.
Ketika masuk ke dalam tubuh, radikal bebas dapat merusak sel-sel tubuh dan menyebabkan peradangan dan penuaan dini.
Namun antosianin dalam kedelai hitam bisa bekerja menetralkan radikal bebas dan mengurangi risiko stres oksidatif pada sel.
Mengendalikan Kadar Kolesterol
Menurut artikel HelloSehat, kedelai hitam mengandung lesitin, asam fitat, dan lemak penting. Nutrisi-nutrisi tersebut berperan seperti ACE-inhibitor, sejenis obat antihipertensi. Dengan begitu kedelai hitam bisa membantu mengendalikan kadar kolesterol dalam darah.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat: Perbedaan HDL dan LDL
Asam fitat memiliki kemampuan seperti serat yang mampu mengikat kolesterol di saluran pencernaan. Sedangkan lemak tak jenuh di dalamnya membantu meningkatkan kolesterol baik (HDL). Atas hal ini kedelai hitam dianggap lebih unggul daripada kedelai kuning.
Membantu Meningkatkan Sensitivitas Insulin
Sebuah penelitian dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan bahwa kedelai hitam membantu meningkatkan sensitivitas insulin. Dengan begitu membantu mengontrol kadar gula darah.
Hal ini berkaitan dengan kandungan isoflavon dalam kedelai. Isoflavon berperan meningkatkan penyerapan glukosa oleh sel-sel tubuh, sehingga membantu mengatur kadar gula darah agar tetap stabil.
Namun penelitian ini masih terbatas pada hewan, dan belum ada bukti yang cukup terkait efek kedelai hitam pada manusia.
Menghambat Pertumbuhan Bakteri
Melansir Halodoc, kedelai hitam diketahui memiliki sifat anti-bakteri. Hal ini berkat kandungan senyawa bioaktif seperti isoflavon dan asam fenolat. Keduanya memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya, seperti Escherichia coli dan Campylobacter jejuni.
Kedua bakteri tersebut seringkali menjadi penyebab utama diare, BAB cair dan gangguan pencernaan lainnya. Maka kedelai hitam bisa menjadi obat alami untuk membantu meredakan gejala gangguan pencernaan akibat bakteri tersebut.
Memelihara Kesehatan Kulit dari Dalam
Dalam sebuah studi tentang “Studi Potensi Sifat Anti-Aging Ekstrak Kedelai Hitam (Glycine max (L.) Merrill) Varietas Detam 1 melalui Uji Antioksidan”, kedelai ini mengandung antosianin, sejenis antioksidan yang berfungsi melindungi sel-sel tubuh dari stres oksidatif.
Stres oksidatif dapat merusak sel-sel kulit yang menyebabkan penuaan dini dan timbulnya keriput. Namun kandungan antosianin dalam kedelai hitam dapat membantu melindungi kulit dari radikal bebas, sehingga menjaga elastisitas dan tampilan kulit.
Efek Kedelai Hitam Terhadap Kesuburan Pria
Efek ini ditakuti banyak pria ketika ingin mengonsumsi kedelai hitam. Pasalnya kedelai sering dikaitkan sebagai penyebab infertilitas pada pria akibat senyawa yang mirip estrogen di dalamnya.
Hal ini telah dibahas melalui Alodokter.com, bahwa memang kedelai mengandung isoflavon, yaitu sejenis fitoestrogen yang menimbulkan gejala seperti estrogen dengan efek yang lebih lemah.
Namun efek ini tidak mempengaruhi hormon testosteron pada pria. Kalau menyebabkan infertilitas, bisa jadi penyebabnya bukan karena konsumsi kedelai, melainkan dari faktor lain seperti kebiasaan merokok atau obesitas.
Oleh karena itu, konsumsi kedelai hitam tidak akan mempengaruhi hormon kamu. Tetapi tetap disarankan hanya mengonsumsi kedelai sebanyak 15-25 gr sehari untuk manfaat yang maksimal.
Cara Mengonsumsi Kedelai Hitam
Kedelai hitam harus dimasak sempurna untuk memastikan nutrisinya bisa diserap tubuh maksimal. Anjuran cara memasak kedelai yang baik berdasarkan Round Glass Living adalah:
- Rendam kedelai dalam air selama satu hari.
- Rebus sampai tekstur kedelai menjadi lembut.
- Lalu tiriskan dan olah menjadi makanan kesukaan.
Sebagai contoh, kamu bisa mengolah kedelai rebus menjadi susu kacang kedelai, kedelai goreng, taburan salad, atau isian wraps. Kedelai hitam juga bisa dihaluskan menjadi pasta untuk mengentalkan sup.
Minuman Nikmat dan Praktis dari Kedelai Hitam
Setelah tau cara mengolah kedelai hitam yang aman, kini saatnya pilih cara yang lebih praktis untuk mendapatkan manfaat kedelai tadi. Bagi kamu yang memiliki jadwal padat dan butuh asupan bergizi secara cepat, Hotto Mame bisa dijadikan solusi!
Dengan Hotto Mame, kamu bisa menikmati semua manfaat protein, serat, dan nutrisi lainnya dalam bentuk minuman yang mudah diserap tubuh. Tak perlu repot menyiapkan makanan rumit, cukup nikmati Secangkir Hotto untuk tubuh yang sehat sepanjang hari.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apakah kedelai hitam lebih sehat daripada kedelai kuning?
Melansir Halodoc, kedelai hitam dianggap mengandung nutrisi lebih banyak daripada kedelai kuning. Kedelai hitam mengandung antioksidan dan protein yang lebih tinggi. Sayangnya kedelai hitam jarang diteliti sehingga perbandingan gizi antara keduanya masih terbatas.
Bagaimana cara membuat susu kedelai hitam?
Caranya seperti membuat susu kedelai biasa. Dimulai dengan merendam kedelai selama 12 jam, lalu cuci dan bersihkan dari kulit arinya. Jika sudah blender dengan air sampai halus, lalu saring dan buang ampasnya. Terakhir tinggal rebus susu kedelai dengan api kecil bersama daun pandan dan gula. Sajikan setelah matang.
Apakah kedelai hitam bisa menyebabkan gangguan hormon?
Berdasarkan jurnal dari Universitas Pasundan, kedelai hitam mengandung fitoestrogen, yaitu senyawa yang memiliki kesamaan dengan estrogen. Konsumsi kedelai berlebihan bisa menyebabkan gejala mirip dengan efek estrogen pada pria, meskipun efeknya tergolong lemah. Maka disarankan konsumsi kedelai hitam sewajarnya agar tidak timbul efek samping.
Apa perbedaan tahu hitam dengan tahu putih?
Perbedaannya ada di warna dan nutrisinya. Tahu hitam berwarna gelap abu-abu dengan tekstur yang sedikit kasar, sedangkan tahu putih warnanya putih dan teksturnya lembut. Tahu hitam mengandung tinggi antioksidan, namun tahu putih tidak mengandung antosianin.
