Morning sickness atau mual dan muntah selama kehamilan adalah pengalaman yang dihadapi oleh banyak ibu hamil. Biasanya terjadi karena perubahan hormon di trimester pertama. Tenang, hal ini normal kok! Hanya saja, ngga bisa kita pungkiri morning sickness sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Napsu makan berkurang, tubuh jadi lemas, tak bertenaga, bahkan ada working mom yang berhenti bekerja.
Pergi ke dokter, pasti dikasih obat mual. Tapi, obat itu cuma mengatasi sementara aja–biasanya besok pagi pasti udah kambuh lagi. Bahkan, menurut studi ada 50-70% ibu hamil yang mengalami mual dan muntah selama trimester pertama. Kalau selama trimester pertama atau 3 bulan penuh mual, masa mau minum obat terus-terusan?
Salah satu kuncinya itu ada di pola makan yang bisa bantu meredakan morning sickness. Buat kamu yang penasaran, yuk simak artikel ini untuk tahu tips meredakan morning sicknes!
Tips Meredakan Morning Sickness
Biasanya ibu hamil mengalami morning sickness karena produksi hormon kehamilan, seperti estrogen dan progesteron meningkat, sehingga sistem pencernaan lebih sensitif hingga mual. Nah, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk meredakan morning sickness tersebut, tanpa perlu minum obat, antara lain:
- Makan Porsi Kecil Tapi Sering
Peningkatan hormon progesteron akan memperlambat pergerakan lambung kamu, jadi makanan lebih lama dicerna dan buat perut jadi mual. Tapi, membiarkan perut kamu kosong juga akan memperparah mual karena produksi asam lambung meningkat.
Pro tip: Ngemil setiap 2-3 jam untuk pastikan perut tidak kosong
- Isi Perut Setelah Bangun Tidur
Begitu bangun tidur, perut ibu hamil biasanya udah kosong cukup lama. Nah, kondisi ini bisa bikin asam lambung naik dan memperparah rasa mual yang kamu rasain. Itu sebabnya, mual saat hamil sering sekali muncul di pagi hari (morning sickness).
Pro tip: Sebelum turun dari tempat tidur, ganjel dengan camilan ringan terlebih dahulu baru pelan-pelan bangun.
- Pilih Camilan Ramah Lambung
Daritadi nyuruh ibu hamil ngemil sehat, tapi camilan yang seperti apa yang ramah buat lambung? Kentang kukus, bubur kacang hijau, kacang almond, ubi ungu, oatmeal atau buah-buahan bisa bantu lambung tetap nyaman. Semuanya mudah dicerna dan tinggi serat yang bisa bantu menyerap asam lambung.
Baca Juga: Perut Nyaman Seharian: 10 Ide Camilan Sehat yang Mudah Dicerna
Pro tip: Biasanya ibu hamil sensitif banget sama rasa. Nah, kamu juga bisa coba Hotto Purto! Minuman multigrain dengan ubi ungu dan oat yang tinggi serat dan baik untuk lambung. Rasa manisnya pas, teksturnya lembut jadi mudah dicerna. Hotto bisa jadi camilan yang mengenyangkan tanpa memperberat pencernaan.
- Jaga Tubuh Tetap Terhidrasi
Minum yang cukup itu penting! Usahakan minum 8 gelas sehari agar tubuh tetap terhidrasi. Kalau air putih bikin mual, kamu bisa coba air rebusan jahe atau infused water. Menurut studi dari The Journal of Maternal-Fetal & Neonatal Medicine (2014), jahe terbukti efektif meredakan mual pada ibu hamil.
Pro tip: Hindari minum teh yang mengandung kafein. Selama kehamilan, kamu harus mengurangi konsumsi kafein.
- Hindari Makanan Musuh Mual
Makanan yang berlemak, pedas, berminyak, dan berbau tajam lebih baik dihindari dulu. Lemak dan cabai dapat memicu asam lambung naik karena proses pencernaannya lebih berat. Selain itu, ibu hamil biasanya sensitif terhadap bau–jadi hindari bau tajam agar perut tidak mudah mual.
Pro tip: Kalau tetap ingin makan pedas, lindungi lambungmu dengan serat. Misalnya, serat dalam Hotto bisa membentuk lapisan gel di lambung untuk melindungi dari iritasi akibat makanan pedas.
- Coba Terapi Pijat
Pijat bisa membantu ibu hamil lebih rileks dan nyaman. Terutama pijat akupresur di titik P6, terletak 3 jari di bawah pergelangan tangan. Teknik ini dapat merangsang produksi hormon yang bantu mengurangi mual dan menenangkan sistem pencernaan.
Pro tip: Coba tekan atau pijat perlahan selama 7 menit untuk bantu meredakan mual.
- Istirahat yang Cukup
Kurang tidur bisa bikin mual makin parah, sesimpel itu. Tidur yang cukup di malam hari dan istirahat sejenak di siang hari bisa bantu tubuh lebih stabil dan siap menghadapi perubahan hormon.
Pro tip: Coba usahakan tidur 7-8 jam di malam hari dan 30 menit di siang hari
- Gunakan Pakaian Longgar
Pakaian ketat bisa menekan perut dan memperburuk mual yang kamu rasakan. Terutama buat ibu hamil yang perutnya akan semakin membesar. Oleh karenanya, pilihlah pakaian yang longgar dan pilih bahan yang sejuk agar perut tidak sesak.
Pro tip: Hindari celana, lebih baik gunakan dress atau rok yang tidak menekan perut.
- Konsumsi Vitamin B Kompleks
Ngga harus suplemen, kamu juga bisa peroleh vitamin B kompleks dengan konsumsi daging, ikan, kacang almond, dan kacang lainnya. Vitamin B kompleks dan folat dipercaya dapat meredakan gejala morning sickness dengan memengaruhi neurotransmitter di otak yang mengatur rasa mual.
Pro tip: Kalau minum Hotto, kamu sudah mendapatkan manfaat dari multigrain, vitamin B kompleks, dan asam folat untuk meredakan mual.
Baca Juga: Lelah sama Morning Sickness? Ini Cara Ibu Hamil Tetap Nyaman
Kapan Mual Harus Diwaspadai?
Mual selama kehamilan memang wajar terjadi, tapi hati-hati karena morning sickness mirip sekali dengan gejala asam lambung naik. Tapi, cara penanganannya berbeda. Jadi, kalau kamu mengalami mual-mual seperti di bawah ini, langsung periksa ke dokter:
- Mual sampai muntah lebih dari 3-4 kali sehari
- Tidak bisa makan dan minum sama sekali
- Berat badan turun karena kurang makan
- Badan mudah lemas dan pusing
- Perut perih dan ada sensasi terbakar di dada
- Berlangsung dari trimester pertama sampai akhir tanpa adanya perbaikan
- Muncul gejala lain, dehidrasi, demam, dan sebagainya
QnA
Apakah morning sickness berbahaya bagi bayi?
Tidak, kecuali morning sickness tersebut membuat kamu sampai tidak bisa makan dan minum sama sekali. Soalnya asupan nutrisi bayi berasal dari makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu hamil.
Apakah ada cara untuk mencegah morning sickness?
Morning sickness biasanya sulit dicegah karena berasal dari perubahan hormon. Tapi, kamu bisa meredakan gejalanya dengan tips yang sudah dijelaskan di artikel ini. Misalnya, ubah pola makan, pilih makanan yang ramah di lambung, cukupi vitamin B kompleks, hingga lakukan terapi pijat.
Apakah semua ibu hamil mengalami morning sickness?
Tidak. Walaupun mayoritas ibu hamil mengalaminya, tidak semua ibu hamil mengalami morning sickness. Biasanya karena tubuhnya lebih mudah beradaptasi pada perubahan hormon atau sudah pernah mengalami kehamilan sebelumnya. Hal ini wajar terjadi, karena pada dasarnya metabolisme tubuh masing-masing ibu hamil berbeda-beda.
Bisakah jenis kelamin bayi dapat diprediksi dari tingkat keparahan morning sickness?
Tidak. Ini hanya mitos yang beredar di masyarakat aja. Pada dasarnya, jenis kelamin bayi tidak ada hubungannya dengan morning sickness yang dialami ibu hamil.
Kesimpulan
Menghadapi morning sickness selama kehamilan memang tidak mudah. Tapi, ada banyak cara yang bisa kamu coba untuk meredakan gejalanya. Mulai dari, makan dalam porsi kecil, pilih makanan yang ramah di lambung, istirahat yang cukup, sampai terapi pijat. Coba dulu satu per satu, lihat mana yang paling nyaman buat kamu. Jangan lupa konsultasikan ke dokter untuk hasil yang terbaik. Semangat bumil!
