Tiba-Tiba Sakit Perut Melilit Tanpa Sebab? Ini Penjelasannya

Tiba-Tiba Sakit Perut Melilit Tanpa Sebab Ini Penjelasannya
Sakit Perut Melilit Tanpa Sebab Penyebab dan Cara Mengatasi

Sakit perut melilit adalah keluhan yang dialami oleh banyak orang. Rasa sakitnya bisa berbeda-beda tergantung dari masalahnya, ada yang rasanya kayak dipelintir, ada yang kayak ditusuk-tusuk, ada juga yang sampai bikin kamu susah napas. Hati–hati! Sakit perut ini bukan cuma keluhan biasa loh. Bisa jadi itu alarm dari tubuh kalau ada masalah yang harus diselesaikan. 

Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan sakit perut, kita harus memahami karakteristik rasa sakit dulu untuk tau cara penanganannya. Jangan tunggu sampai parah! Bisa jadi sebenarnya masalahnya ringan tapi karena diabaikan malah berkembang jadi sesuatu yang serius. Makanya, sebelum terlambat, yuk kenali penyebab dan gejalanya di artikel ini!

Kenapa Sakit Perut Melilit Harus Diperhatikan?

Tubuh kita itu pintar! Dia tidak akan memberikan rasa sakit kalau memang tidak ada yang terjadi di tubuh kita. Misalnya, saat perempuan menstruasi, keluhan sakit perut menjadi hal yang normal karena adanya peluruhan dinding vagina. Tapi, kalau sakit perutnya sampai gak bisa ditahan, mungkin memang ada yang salah dengan siklus menstruasi kamu. 

Menurut National Library of Medicine, nyeri perut adalah salah satu keluhan yang paling sering dialami pasien yang dirawat di IGD, tepatnya sekitar 5-10% dari semua kasus. Biasanya nyeri perut ini disebabkan oleh berbagai faktor setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tak jarang penyebabnya adalah penyakit dengan masalah yang serius sampai harus diopname.

Misalnya, sakit perut tersebut merupakan tanda adanya radang usus buntu yang harus segera dioperasi untuk mencegah terjadinya komplikasi serius. Bisa juga tanda adanya batu ginjal atau infeksi saluran kemih juga bisa bikin perut terasa melilit. Kalau kamu terus membiarkan rasa sakit perut tanpa dicari penyebabnya, kondisi tubuh bisa memburuk. Jadi, jangan remehkan sakit perut melilit ya. 

Gejala Sakit Perut Melilit

Umumnya, bukan hanya rasa sakit di perut tapi juga ada gejala lain yang muncul, seperti:

  1. Perut kembung
  2. Tidak bisa buang angin
  3. Nyeri perut yang tidak tertahankan
  4. Mual dan muntah
  5. Demam tinggi
  6. Pucat dan berkeringat dingin
  7. Perut keras saat ditekan
  8. Penurunan berat badan tanpa alasan jelas
  9. Nyeri saat buang air kecil
  10. Kram perut yang datang dan pergi

Kalau kamu mengalami beberapa gejala di atas, segera periksa ke dokter! Setiap orang memang merasakan gejala yang berbeda, ada yang ringan hingga berat. Tapi, jika sakit perut berlangsung lama dan tidak tertahankan jangan tunda untuk periksa ke tenaga medis. 

Penyebab Sakit Perut Melilit

Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab sakit perut melilit, mulai dari yang ringan hingga berat berikut diantaranya:

Penyebab Sakit Perut Melilit
  1. Sembelit atau Konstipasi

Sakit perut akibat sembelit biasanya terjadi karena tidak bisa buang air besar dalam jangka waktu yang lama. Akhirnya perut begah dan keras saat ditekan. Biasanya kondisi ini terjadi karena kamu kurang makan serat, kurang minum air, atau efek samping dari obat-obatan. 

  1. Diare

Kalau kamu sakit perut disertai buang air besar terus menerus, kemungkinan besar itu karena diare. Bisa karena infeksi bakteri, virus, atau ada parasit di saluran pencernaan. Biasanya selain sakit perut, kamu juga akan merasakan mual muntah, demam, dan sakit kepala. 

  1. Nyeri Haid

Perut sakit saat haid? Ini wajar terjadi pada wanita. Saat haid, wanita akan memproduksi hormon prostaglandin yang membuat otot rahim kontraksi. Proses kontraksi inilah yang membuat perut kamu nyeri dan kram. Tapi, kalau sakit perut terjadi terus menerus sampai tak tertahan, ada baiknya cek ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut.

  1. Intoleransi Makanan

Saat tubuh kita kesulitan untuk mencerna suatu makanan, biasanya tubuh akan memberikan tanda berupa sakit perut. Biasanya disertai perut kembung, diare, mual, muntah, dan sakit kepala. Umumnya, banyak orang intoleransi laktosa dan gluten, seperti susu, keju, tepung, dan sebagainya.  

  1. Sindrom Iritasi Usus (IBS)

IBS adalah gangguan pencernaan yang menyebabkan sakit perut atau kram dengan intensitas yang bervariasi. Umumnya terjadi karena pola makan yang buruk maupun infeksi usus. IBS juga menyebabkan gejala lain, seperti diare, sembelit, dan perut kembung. 

Baca Juga: Kenali Sindrom Iritasi Usus (IBS): Bukan Sekadar Sakit Perut
  1. Masalah Asam Lambung (GERD)

Kalau kamu sakit perut disertai sensasi terbakar di dada, hati-hati itu tanda kamu terkena GERD. Artinya, cairan asam lambung kamu naik ke kerongkongan akibat konsumsi makanan yang memicu produksi asam lambung berlebih. Misalnya, makanan berlemak, pedas, gorengan, dan sebagainya.

  1. Usus Buntu

Usus buntu terjadi akibat adanya penyumbatan yang terinfeksi. Penyumbatan ini menyebabkan peradangan dan menimbulkan sakit perut pada kanan bawah. Biasanya disertai pula dengan mual, demam, dan hilangnya nafsu makan. Penanganannya harus segera dioperasi untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. 

  1. Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Gejala ISK ditandai dengan sakit perut, sensasi terbakar saat buang air kecil, jumlah urin yang sedikit, dan berbau menyengat. Jika merasakan gejala ini, minum banyak air putih untuk membuang bakteri dalam tubuh. 

Cara Mengatasi Sakit Perut Melilit

Ada beberapa cara mengatasi sakit perut melilit tergantung dari penyebabnya, sebagai berikut:

  1. Ubah Pola Makan Lebih Sehat

Sakit perut mayoritas disebabkan oleh adanya gangguan pencernaan. Oleh karenanya, untuk mencegah gejalanya semakin parah, lebih baik ubah pola makan lebih sehat. Pilih makanan yang mudah dicerna dan ramah di lambung, seperti oatmeal, ubi ungu, pisang, atau minuman multigrain seperti Hotto Purto. Minuman berserat tinggi yang memang diformulasikan untuk kesehatan lambung kamu.

Ubah Pola Makan Lebih Sehat
  1. Konsumsi Obat Dokter

Gejala sakit perut juga bisa diatasi dengan minum obat anjuran dokter. Biasanya, dokter akan meresepkan obat pereda nyeri, antasida, atau obat lainnya sesuai dengan keluhan masing-masing pasien. Hindari minum obat sembarangan tanpa pengawasan dokter, untuk mencegah adanya efek samping lebih lanjut. 

  1. Perawatan di Rumah

Untuk gejala sakit perut ringan, kamu bisa mengatasinya dengan perawatan di rumah. Bisa dengan kompres perut dengan air hangat, istirahat yang cukup, perbanyak minum air putih, dan menghindari makanan yang bisa memicu sakit perut (pedas). Biasanya gejalanya akan membaik dengan sendirinya dalam waktu beberapa jam. 

Kesimpulan

Jangan anggap remeh sakit perut melilit! Bisa jadi itu sinyal penting dari tubuh yang tidak boleh diabaikan. Ada banyak penyebabnya dari yang ringan sampai berat–yang memerlukan penanganan medis segera. Makanya, penting untuk kita mengenali gejala dan penyebabnya untuk mendapatkan cara penanganan yang tepat. Yuk, lebih peka dengan kondisi tubuh agar tubuh tetap sehat dan nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.

You might also like...